Antisipasi Penyebaran Covid 19, Bupati Solok Perpanjang Masa Belajar Dirumah

560
Bupati Solok H. Gusmal bersama pelajar SD yang mengikuti lomba bercerita belum lama ini. (Foto: istimewa)
Bupati Solok H. Gusmal bersama pelajar SD yang mengikuti lomba bercerita belum lama ini. (Foto: istimewa)
ARRUSNews Mengingat gejala penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih meluas, Bupati Solok H. Gusmal menerbitkan Instruksi memperpanjang masa siswa belajar dirumah.
Kebijakan yang ditujukan kepada seluruh jenjang pendidikan dari SLTA, SLTP, SD, SDLB, PAUD dan Taman Kanak-Kanak hingga  TPA, sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran virus corona yang berbahaya itu.
Melalui Surat bernomor 420/571/Disdikpora/Sekr-2020, tentang Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 dilingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, Bupati Solok H. Gusmal menginstruksikan memperpanjang kegiatan belajar mengajar di rumah masing-masing selama 19 hari ke depan, mulai tanggal 3 sampai 21 April 2020.
Instruksi Bupati Solok tentang perpanjangan masa belajar di rumah
Instruksi Bupati Solok tentang perpanjangan masa belajar di rumah

Selanjutnya, Proses belajar dari rumah dilaksanakan dengan ketentuan pembelajaran daring /jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pelajaran yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas atau kelulusan.

Disebutkan Bupati Solok, belajar dari rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidyp antara lain mengenai pandemi Covid 19.

Aktivitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah dapat bervariasi antara siswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar di rumah.

Bukti arau produk aktivitas belajar dari rumah diberi umpan balik yang bersifat kualiratif dan berguna dari guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif.

“ Kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya untuk tidak melajukan aktivitas diluar rumah, atau berinteraksi dengan orang banyak atau keramaian,” ingatnya

Terhadap mereka yang melanggar, akan dilaksanakan penertiban di tempat-tempat umum atau keramaian oleh aparat keamanan dan Satpol PP, terutama kepada pelajar yang berkeliaran pada jam pelajaran di rumah.

“ Untuk pembelajaran bulan suci Ramadhan, bagi pelajar SD dan SMP akan diatur kemudian oleh masing-masing kepala Bidang dengan kepala sekolah,”paparnya.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor   : Melatisan

Facebook Comments

loading...