Antisipasi Penyebaran Virus Corona, PMI Kota Solok Lakukan Penyemprotan Desinfektan

503
Tim Respon Posko PMI Kota Solok melakukan penyemprotan desinfektan di perumahan warga, Senin (23/3) .
Tim Respon Posko PMI Kota Solok melakukan penyemprotan desinfektan di perumahan warga, Senin (23/3) .

ARRUSnews – Sebagai tindakan antisipasi penyebaran virus Corona, Tim Respon Posko PMI Kota Solok melanjutkan kegiatan penyemprotan cairan desinfektan di sejumlah kantor dan lembaga pendidikan di kota tersebut, Senin (23/3).

Sekretaris PMI Kota Solok Ronny D Daniel menuturkan, langkah antisipatif  PMI didukung sebanyak 12 orang pelaksana lapangan, ditambah pengawas dan Pembina, hingga berjumlah 15 personil. “ Ini hari ke lima kita melaksanakan penyemprotan desinfektan di Kota Solok. Kegiatan ini berlangsung hingga 2 April mendatang,” jelasRonny kepada ARRUSnews, Senin (23/3) di Kota Solok.

Disampaikan, Tim Respon Posko PMI melakukan penyemprotan cairan desinfektan di lingkungan Kantor Dinas Kominfo Kota, TK Pertiwi, Kantor Dinas KLH Kota Solok serta Kantor Bank Mandiri Taspen.

Tim Respon Posko PMI Kota Solok foto bersama setelah melakukan penyemprotan desinfektan di depan Denpom Solok.
Tim Respon Posko PMI Kota Solok foto bersama setelah melakukan penyemprotan desinfektan di depan Denpom Solok.

Sebelumnya, Kamis (19/3), dalam percepatan pencegahan Penyebaran Virus COVID-19, pihaknya juga telah melakukan  penyemprotan bersama tim gabungan di  Pasaraya Kota Solok dan kantor PDAM.

Kemudian pada Jumat (20/3), dilakukan kegiatan yang sama  di seluruh  Masjid Kota Solok, Kantor Pajak Pratama, Mami Hotel, Mami Resto, PT Cinox Media Net, MC Resto dan Komplek Jumata Berbagi.

Selanjutkan pada Sabtu (21/3), tim PMI Kota Solok juga melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menyemprotakan desinfektan di kantor Bank Mandiri, BPJS Kesehatan,  Lapangan Merdeka, Denpom, Rumah Ibadah Non Muslim, serta  Apotik Mitra Patimura.

Sedangkan pada Minggu (22/3), Tim PMI Kota Solok turun ke kantor Bank Mandiri Syariah, Agro Wisata Sawah Solok dan Komplek Balai Kota.

Sebagai penanggung jawab Tim Respon Posko PMI Kota Solok, Ronny D Daniel mengaku masih kekurangan alat penyemprotan berupa spayer desinfektan. Dengan kekuatan 2 unit spayer bantuan dari anggota DPRD Kota Solok Rusdi Saleh serta salah seorang donator, Sekretaris PMI Kota Solok itu mengaku masih kekurangan alat penyemprotan guna melakukan kegiatan antisipasi virus Corona.

“ Agar lebih efektif kegiatan penyemprotan desinfektan ini, idealnya kita memiliki 6 unit spayer. Sehingga seluruh lokasi dan tempat pelayanan public bisa diantisipasi dengan cepat,” kata Ronny yang memiliki jiwa sosial tinggi ini.

Ketua PMI Kota Solok Yutris Chan, SE
Ketua PMI Kota Solok Yutris Chan, SE

Sementara itu, Ketua PMI Kota Solok Yutris Can, SE mengaku salut dan memberi apresiasi kepada Tim Respon Posko PMI yang tanpa lelah melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Meski dengan kekuatan 2 unit spayer dibantu personil lapangan sebanyak 12 orang, diantaranya Mezi Okluza, Rangga T Gustyon, Robert Canta, Zulfadly Said, Satria Ananda, Dodi Wisanto, Riki Mayzerki, Randi Yose P, serta Mhd Rahmadi dan Prima Roza Putri, Ketua PMI Kota Solok yang juga ketua DPRD itu, tetap optimis pelayanan PMI akan optimal.

“ Kita memiliki petugas-petugas kemanusiaan yang tangguh. Mudah-mudahan kerja bhakti ini, bersama pemerintah mampu secepatnya menghentikan wabah virus Corona di Kota Solok dan di Negara kita tercinta, Indonesia,” sebut Yutris Can yang karib disapa Boris ini.

Reporter: Rudi Cader

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...