Bantu Tempat Ibadah, Pemkab Pessel Telah Alokasikan Anggaran Rp 7 Miliar

53
Masjid
Bupati Hendrajoni saat menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) APBD tahun 2020 untuk Masjid dan Mushalla yang ada di daerah setempat, Kamis (27 Agustus 2020).

ARRUSNews – Bupati  Pesisir Selatan, Hendrajoni, menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) APBD tahun 2020 untuk tempat Ibadah, seperti Masjid dan Mushalla yang ada di daerah itu, Kamis (27 Agustus 2020).

 

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muskamal, Kepala Bagian Kesra, Yolli Aang Syofria, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Mengiiringi itu, Bupati Hendrajoni menyebutkan, Pemkab Pessel sejak empat tahun terakhir telah mengalokasikan hibah sebesar Rp7 miliar ke ratusan tempat ibadah yang ada di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.

“Total masjid yang sudah menerima hibah sebanyak 397 unit, dan musala 171 unit,” ujarnya usai menandatangani naskah perjanjian hibah daerah bersama sejumlah pengurus masjid dan organisasi masyarakat Islam di Painan.

Menurutnya, pengalokasian dana hibah merupakan upaya dalam mewujudkan masyarakat yang agamais, dan hal tersebut merupakan salah satu visi dari daerah itu.

“Hingga kini pembangunan di daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja. Namun, juga diimbangi dengan pembangunan nilai-nilai agama yang mumpuni. Hal tersebut kami maksud agar tercipta keseimbangan di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Ibadah
Bupati Hendrajoni bersama pengurus masjid dan mushala selepas penandatangnanan NPHD APBD tahun 2020 untuk prasarana ibadah

Ia menuturkan, jika pembangunan hanya disektor fisik saja, maka akan terjadi ketidakseimbangan yang berpotensi menumbuhkan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan norma agama, dan sosial.

“Jika pembangunan tidak dibarengi dengan nilai-nilai agama, maka moral dan akhlak akan mudah dipengaruhi dengan hal-hal yang melanggar hukum. Maka dalam hal ini, sangat perlu keseimbangan,” ujarnya.

Hal tersebut, kata bupati, bukan isapan jempol belaka, bahkan ditengah pandemi Covid-19 yang menyedot anggaran miliaran rupiah, masih bisa disisihkan untuk tempat ibadah.

“Jauh hari saya sudah berpesan pada pejabat bagian keuangan untuk tetap mempertahankan alokasi hibah ini. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang agamais,” ucapnya.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...