Bejad, Cabuli Anak Tiri Masih Dibawah Umur, Polisi Tangkap Tersangka di Rumah Orang Tuanya

anak
Tersangka pencabulan anak tiri yang masih dibawah umur, ditangkap Polsek Tambang, Kabupaten Kampar, Senin (6/9/2021)

ARRUSNews – Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (6/9/2031) sore.

Mirisnya, korban yang masih dibawah umur merupakan anak tiri pelaku, warga Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar

Terhadap kasus ini, Kapolres Kampar melalui Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes SH, MH yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku pencabulan anak dibawah umur tersebut.

” Pelaku kita tangkap saat berada dirumah orang tuanya di Dusun I Desa Kualu Nenas. Tersangka telah diamankan di Polsek Tambang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Disampaikan, tersangka kasus pencabulan ini adalah AH alias HM (54), seorang buruh warga Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar.

Ihwal penangkapan AH bermula dari laporan ibu kandung korban, NL, yang menduga AH telah mencabuli Mawar (nama samaran) yang merupakan anak kandung pelapor yang baru berusia 16 tahun, sekaligus sebagai anak tiri dari pelaku.

Terkuaknya peristiwa bejad ini, pada Sabtu (04/09/2021) sekira pukul 21.00 wib, saat pelapor (ibu korban) baru bangun tidur hendak sholat Isya, lalu pergi ke belakang untuk berwudhu.

Ketika pelapor berjalan dan melihat ke kamar belakang, tampak korban dan ayah tirinya (terlapor) sedang berhubungan badan. Pelapor yang kaget lalu berkata.

“Apa yang kau lakukan dengan anakku yang kurang akal ini. Apa kurangnya aku sama kamu?” ujarnya.

Pelaku yang juga suaminya itu hanya terdiam. Kemudian pelapor mengusir suaminya, lalu melapor ke Polsek Tambang untuk pengusutan.

” Menindaklanjuti laporan tersebut, kita langsung perintahkan Unit Reskrim melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” jelas
Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes.

Alhasil, ketika petugas mendapat informasi tentang keberadaan tersangka sedang berada di rumah orang tuanya di Dusun I Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang, pada Senin (6/9/2021), Kanit Reskrim IPDA Melvin Sinaga SH bersama tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka, lalu membawanya ke Polsek Tambang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

” Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016, Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang,” terang Kapolsek Tambang.

Reporter: Dino Aritaba

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKorban Banjir Bandang KKH Terima Bantuan Kemensos RI dan Dinsos Kampar
Artikel berikutnyaFenomena Objek Wisata Sungai Gagak, dari Belantara Hutan Menjadi Magnit bagi Wisatawan