Beri Motivasi, Rumah Produksi Batik di KTM Lunang Silaut Dikunjungi Menteri Desa PDTT

61
Batik
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, didampingi istri Lilik Umi Nasriah, serta Bupati Hendrajoni, membubuhi tanda tangan pada kain batik yang sedang dalam proses pengerjaan printing

ARRUSNews –  Kehadiran Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar di Rumah Produksi Batik Printing Himpunan Wira Usaha Transmigrasi (HW Trans) Kota Terpadu Mandiri (KTM), Sabtu (25/7), menjadi motivasi bagi pengrajin batik di Kecamatan Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan dalam meningkatkan usahanya.

 

Kunjungan Menteri Desa PDTT beserta rombongan, disambut pimpinan Rumah Produksi Batik Printing HW Trans Lunang Silaut, Dewi bersama suaminya Sunardi. Ia mengucapkan, terima kasih banyak atas kunjungan Menteri bersama rombongan saat itu.

“Alhamdulillah, kami tak menyangka tempat ini bakal di kunjungi, Pak Menteri. Kedepan ini bakal menjadi penyemangat bagi kami dan anggota yang bergabung pada usaha rumah produksi batik di KTM Silaut. Sebab, usaha batik ini sudah dikenal secara luas oleh masyarakat untuk dijadikan motif pakaian,” ujarnya.

Ia berharap, kunjungan tersebut benar-benar menjadi angin segar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, sehingga usaha batik yang digelutinya mampu terkenal luas dan bersaing secara global sesuai motifnya.

“Ada dua motif batik yang kami unggulkan dan kami produksi disini, yakni batik Tanah Liek, dan batik Mandeh Rubiah,” ucapnya lagi.

batik
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, membubuhi tanda tangan pada kain batik yang sedang dalam proses pengerjaan printing

Terkait berapa harga per meter, kata dia, tergantung dari permintaan konsumen dan berapa banyak yang di produksi.

“Sebab, jika pemesan meminta batik tulis, harganya bakal lebih mahal atau di atas Rp500 ribu hingga Rp1 juta per meternya. Namun, jika pembuatannya dilakukan dengan cara di printing, tentu harganya lebih murah lagi. Namun, itu tergantung pada dasar kainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, didampingi istri Lilik Umi Nasriah, serta Bupati Pessel Hendrajoni, menyempatkan diri membubuhkan tanda tangan pada kain batik yang sedang dalam proses pengerjaan printing.

Reporter: Okis Rockin

 

Facebook Comments

loading...