Bersama Dandim, Wabup Solok Tinjau Longsor Aie Dingin, Jembatan Darurat Disiapkan

587
Tinjau
Merespon musibah langsor yang terjadi di nagari Aie dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Wakil Bupati Solok bersama Dandim 0309 Solok Letkol Arm. Reno Triambodo dan Forkopimcam Lembah Gumanti langsung ke lokasi mengerahkan petugas melakukan pembersihan jalan, Minggu (19/4).

ARRUSNews– Longsor besar yang terjadi di Jorong Cubadak Nagari Aia Dingin kec. Lembah Gumanti Kabupaten Solok, Sabtu (18/4) malam, mengakibatkan jalan Padang –Muaro Labuh tersumbat.

Merespon bencana longsor hingga menyumbat arus transportasi dari dan ke Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan, Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin langsung ke lokasi bersama Dandim 0309 Solok Letkol Arm Reno Triambodo, S.Sos. M.I. Pol, Koramil, Kapolsek dan Camat Lembah Gumanti.

Menurut Wabup Solok, longsor selain memutus arus lalu lintas dari Solok Selatan ke Kabupaten Solok, juga menimpa dua unit rumah penduduk setempat. “ Titik longsor di Jorong Cubadak. Kita langsung berkoordinasi dengan Balai Jalan wilayah Sumbar. Sekarang tiga unit alat berat sudah dikerahkan untuk melakukan pembersihan material yang menumpuk di jalan,” kata Yulfadri Nurdin yang mengaku masih berada di lokasi longsor, Minggu (18/4).

Disampaikan, longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.00 wib, Sabtu (18/4) malam. Dipicu hujan deras, losngsor membawa material lumpur dan pasir. Bahkan saat ini, potensi longsor susulan masih terlihat, sehingga perlu pengerukan dari atas, agar jangan terulang lagi.

“ Material longsor yang menimbun badan jalan ada sepanjang 150 meter dengan ketinggian 50 meter. Kita perkirakan belum siap dalam tiga hari ini,” jelas Wabup Yulfadri.

Longsor
Kondisi Longsor yang menutup jalan di Aie Dingin, kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Minggu (19/4)

Atas kondisi itu, arus lalu-lintas dari Padang atau Solok ke Muaro Labuh dan sebaliknya, benar-benar telah tersumbat. Jangankan lalu lintas kendaraan, untuk jalan orang saja nyaris tidak bisa.

Mengantispasi itu, pihak Balai Jalan Wilayah Sumbar sedang membuat jembatan darurat untuk menyediakan jalur alternatif dari Muaro Labuh. Ia memperkirakan pembuatan jembatan darurat selesai dalam tiga hari ke depan.

Disisi lain, petugas alat berat akan bekerja ekstra untuk membersihkan badan jalan, termasuk melakukan pembersihan dibagian atas bukit, yang kondisinya sangat rawan terjadi longsor susulan.

“ Ada gundukan pasir di bagian atas bukit, sehingga perlu dibersihkan juga. Sementara di material longsor juga menumpuk dalam sungai, sehingga terjadi penyumbatan aliran sungai. Ini juga harus dilakukan normalisasi,” kata Yulfadri Nurdin.

Reporter: Aznul Hakim

Editor     : Melatisan

Facebook Comments

loading...