Bupati Solok dan Ketua TP-PKK Serahkan Beras Bagi Masyarakat Terdampak Covid di Nagari Gaung

210
Gaung
Bupati Solok H. Gusmal bersama ketua TP-PKK Desnadefi Gusmal secara simbolis serahkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak Covid 19 di nagari Gaung, Senin (11/5).

ARRUSNews – Bupati Solok H. Gusmal bersama ketua TP-PKK Desnadefi Gusmal secara simbolis serahkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak Covid 19 di nagari Gaung, Kecamatan Kubung melalui wali nagari setempat, Senin (11/5).

Dihadiri Asisten Eksbangkesra Medison, Camat Kubung Ricky Carnova, Kabag Humas Syofiar Syam, serta Kapolsek, Danramil Kubung dan Ketua BPN Gaung Yulizar, wali nagari Gaung Rizal Idzeko  menyampaikan  terimakasih kepada pemerintah kabupaten  yang sudah memberikan bantuan beras berkualitas premium sebanyak 4 ton 370 kg. “ Bantuan   segera kami distribusikan kepada masyarakat nagari Gaung dengan jumlah penerima 4370KK dengan masing-masing menerima 10 kg,” ucap Wali Nagari Gaung.

Pihaknya sekalogus menyatakan kesiapan mematuhi dan melaksanakan perpanjangan PSBB tahap II, bahkan  sudah membuat Posko penanggulangan covid-19 di Nagari.

Menyambut itu, bupati H. Gusmal menjelaskan, bantuan ini dalam rangka menindaklanjuti program pemerintah  untuk membantu masyarakat yang terkena dampak covid 19. “ Bantuan untuk tahap pertama 10 kg/KK. Untuk tahap kedua akan kita bagikan sebelum lebaran nanti,” jelas Gusmal.

Gusmal mengingatkan, mereka yang dibantu beras ini betul-betul masyarakat terdampak Covid 19, seperti tukang ojek, ustad dan buruh harian. “ Ketentuan ini perlu dipahami juga oleh masyarakat, karena tidak semua bisa dikategorikan terdampak covid-19,” bebernya.

Bupati  berharap bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Beras bantuan ini adalah beras premium/ beras berkualitas baik. Gusmal mengaku sudah melakukan pengecekan langsung ke gudang Dolog di Kotobaru. Karenanya, tidak benar informasi yang beredar dimasyarakat, kalau beras ini berkualitas buruk.

Reporter: Aznul Hakim

Editor   : Melatisan

 

 

Facebook Comments

loading...