Cegah Covid 19, DPRD Dukung Pemko Solok Geser Anggaran

474
Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can tengah mengukur suhu badan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan virus corona
Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can tengah mengukur suhu badan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan virus corona

ARRUSNews – Mengingat makin merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),  DPRD Kota Solok mendorong Pemerintah setempat untuk segera mengambil langkah nyata dengan menyediakan anggaran guna memenuhi kebutuhan pencegahan penyebaran Virus Corona.

Dorongan itu disampaikan Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE bersama wakil Ketua DPRD setempat,  Efriyon Coneng, agar  Tim Anggaran Pemerintah Kota Solok segera melakukan pergeseran anggaran untuk memenuhi kebutuhan mendesak, seperti alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga medis, Senin (30/3).

Menurut  Yutris Can, kebutuhan alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani pasien virus corona (Covid-19) sangat mendesak. Pihaknya mendukung serta mendesak Pemerintah Kota Solok segera membeli APD dan sejumlah alat medis lainnya yang dibutuhkan guna menghadapi virus corona, termasuk untuk pengadaan larutan Disinfektan.

Dikatakan, saat ini APD untuk tenaga medis di Kota Solok sangat kurang, sehingga rawan terpapar corona. Selain APD, tenaga medis maupun relawan yang bekerja dilapangan sangat perlu di berikan suplemen dan vitamin agar mereka tetap menjaga stamina.

Dengan keterbatasan APD, Yutris Can merasa khawatir terhadap tenaga medis maupun relawan, baik dokter maupun perawat sebagai ujung tombak dalam menangani Orang Dalam Pengawasan (ODP), Orang Dalam Pemantauan (PDP) maupun bagi  relawan yang bekerja dilapangan untuk mensterilkan fasilitas umum.

“ Jangan sampai kesehatan mereka terganggu dan tidak merasa aman. Ditambah lagi jam kerja mereka yang sangat ekstra, sehingga daya tahan mereka bisa turun,” ujarnya.

Menurut Yutris Can, Pemerintah Kota Solok bisa segera melakukan pengadaan APD dengan cara menggeser kebutuhan anggaran untuk penanganan virus covid-19 ini.

Ia menilai, Pemerintah Kota tidak perlu khawatir untuk mengambil kebijakan dengan menggeser beberapa anggaran guna kebutuhan penanggulangan virus Covid-19. Bahkan anggaran belanja instansi terkait harus diprioritaskan untuk penanganan virus covid-19.

“Apalagi penyebaran virus corona ini terjadi dengan cepat. Belanja harus diprioritaskan untuk penanganan covid-19 dengan memfokuskan kembali kegiatan dan realokasi anggaran dari kegiatan yang dapat ditunda atau dibatalkan,” paparnya.

Ditambahkan Efriyon Coneng, relokasi anggaran masing-masing instansi, bisa dilakukan lewat pengalihan anggaran yang tidak prioritas atau yang tidak terlalu mendesak, sehingga dapat di gunakan untuk penanganan virus corona.

“ Apalagi hal tersebut sudah tertuang dalam Surat Edaran Kemenkeu No.6 Tahun 2020, tertanggal 15 Maret 2020, agar memindahkan pos pembiayaan, yang tadinya untuk perjalanan dinas agar diperuntukan untuk menangani covid-19,”timpalnya.

Reporter: Rudi Cader

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...