Di Solok Selatan, Satu ODP Covid 19 Meninggal Dunia

169
Illstrasi Covid 19 (Istimewa)
Illstrasi Covid 19 (Istimewa)

ARRUSNews Kabar duka datang dari Solok Selatan. Seorang warga setempat yang merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Coronavirus Disease (Covid-19) meninggal dunia, Rabu (1/4/2020) di Pekonina, sekitar pukul 17.00 WIB.

Sehari sebelumnya,  Selasa (31/3/2020),  satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi RSUD Solok Selatan, juga meninggal dunia ketika hasil laboratorium dari uji swab yang bersangkutan masih ditunggu.

“Benar, satu ODP tersebut telah meninggal dunia. Almarhum merupakan warga Solok Selatan  yang pulang dari Medan pada 21 maret 2020 lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman, Rabu (1/4/2020).

Novirman mengatakan, penyelenggaraan dan pemakaman jenazah seperti penyelenggaraan Covid-19. “Malam ini rapat Forkopincam Pauh Duo untuk menguburkannya. Peralatan yang dibutuhkan sampai peti mati sudah disiapkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Solsel, Zigo Rolanda, berharap masyarakat bisa disiplin dalam menekan angka penularan Corona di Solok Selatan, terutama terhadap warga ataupun pendatang yang masuk kabupaten itu. “Yang perlu diantisipasi orang yang berpergian dan masuk ke zona pandemi Covid-19, itu harus secara bersama diawasi,” sebutnya.

Apabila disiplin dalam mengantisipasi Covid-19, maka akan mampu menekan angka penyebaran di Solok Selatan.  Ia meminta kepada warga untuk menghindari dulu berkumpul, seperti duduk di warung. Jika ada perantau atau pendatang tertutama dari daerah zona merah perlu diawasi.

“Sebab, wabah ini menular dari luar. Sebentar lagi akan datang Ramadhan. Nah, jika grafik penyebaran bisa ditekan jelang itu maka ada harapan kita melakukan ibadah Tarwih berjamaah di Masjid. Namun, jika tidak ada kesadaran maka tentunya wabah ini terus berlanjut,” ujarnya.

Reporter: Jefli Bridge

Editor   : Melatisan

Facebook Comments

loading...