Diamankan Orang Tua Korban, Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur Diserahkan ke Polisi

Diamankan
Tersangka pelaku pencabulan anak dibawah umur bersama barang bukti diamankan Polsek Tapung

ARRUSNews – Seorang pelaku pencabulan Anak Baru Gede (ABG) berusia 15 tahun, diamankan Aparat kepolisian Polsek Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. 

Pelaku DS alias DA (21), warga Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung, diamankan polisi setelah diserahkan pihak keluarga korban ke Polsek Tapung, Senin (6/9/2021) malam, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Informasi yang dikumpulkan,  pengakuan korban  kepada pihak keluarganya, terduga pelaku DS alias DA yang diamankan itu, merupakan seorang Buruh Bongkar Muat, diduga telah menodai Mawar (nama samaran) dengan melakukan hubungan intim layaknya suami istri, pada Sabtu (4/9/2021) malam, di Jalan Lintas Desa Sumber Makmur, Tapung.

Terhadap itu, Kapolsek Tapung Kompol Sumarno saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa pencabulan ini.

“ Tersangka DS alias DA telah kita amankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” terang Kapolsek Tapung

Terkuaknya kejadian ini, sambung Kompol Sumarno, bermula ketika  Minggu (5/9/2021) sekira pukul 07.00 wib, pelapor melihat leher anaknya Mawar ada bercak merah pada bagian pangkal lehernya.

Setelah dipertanyakan orang tuanya,  korban lalu bercerita kepada kakak perempuannya,  bahwa dirinya telah berhubungan badan dengan tersangka DS.

Atas pengakuan anaknya itu, pelapor langsung mencari pelaku dan mengamankannya. Kemudian korban beserta pelaku dibawa orang tuanya ke Polsek Tapung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Kapolsek Tapung Kompol Sumarno langsung perintahkan Unit Reskrim Polsek lakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut.

“ Petugas langsung memeriksa korban, saksi-saksi, termasuk tersangka serta juga mengumpulkan barang bukti terkait kejadian ini,” ungkap Sumarno.

Setelah didapat bukti permulaan yang cukup, petugas kemudian menetapkan DS alias DA sebagai tersangka dan  dilakukan penahanan untuk proses penyidikan.

“ Pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor  17 Tahun 2016, Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang,” jelas Sumarno.

Reporter: Dino Aritaba

 

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPMI Kota Solok Butuh Alat Pemisah Darah
Artikel berikutnyaPolisi Tangkap Tersangka Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur