Turun ke Keluraahan, DPRD Kota Solok Tinjau Posko Siaga Covid-19

705
Wakil Ketua DPRD Kota Solok Efriyon Coneng bersama anggota dewan lainnya meninjau kegiatan Posko penanganan Covid 19 di kelurahan
Wakil Ketua DPRD Kota Solok Efriyon Coneng bersama anggota dewan lainnya meninjau kegiatan Posko penanganan Covid 19 di kelurahan

ARRUSNews – Guna memastikan kesiapan pemerintah kota Solok dalam melawan penyebaran Virus Corona Disease (Covid 19), anggota DPRD Kota Solok meninjau sejumlah Posko Siaga Penanganan Virus Covid-19 yang dibuka di setiap kantor kelurahan di Kecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan.

Kunjungan Anggota DPRD Kota Solok yang dibagi dalam dua tim,  melakukan peninjauan Posko di dua kecamatan berbeda, Kamis (2/4).

Kunjungan lapangan dewan di Kecamatan Lubuk Sikarah,  dipimpin Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE didampingi Ramadhani Kirana Putra, Deni Nofri Pudung, Harizal, Rusdi Saleh, Wazadly dan Andi Eka Putra.

Sedangkan yang mengunjungi Kecamatan Tanjung Harapan dipimpin Wakil Ketua Efriyon Coneng dan Bayu Kharisma dengan Alanggota Nasril In Dt Malintang Sutan dan Irwan Syari’in.

Kunjungan mendadak tersebut, menurut Efriyon Coneng dan Bayu Kharisma, guna melihat secara langsung kesiapan Posko siaga. Seelain itu, pihaknya juga menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Walikota Solok terkait telah adanya himbauan untuk dilaksanakan pengamanan di masing-masing kelurahan dengan cara mendirikan Posko siaga sebagai langkah mencegah Covid-19, serta mendata setiap perantau yang datang ke kampung halaman terhitung 1 April 2020.

Dikatakan, setelah ditinjau, Coneng mengaku masih ada satu Kelurahan yang belum membuka Posko. Ia melihat menemukan kantor kelurahan masih ada yang ditutup. ” Ada satu kantor  kami dapati dalam kondisi terkunci,” sebut Wakil Ketua DPRD Efriyon Coneng.

Berdialog dengan petugas Posko penanganan Covid 19 di kelurahan
Berdialog dengan petugas Posko penanganan Covid 19 di kelurahan

Dikantor Lurah lainnya, anggota DPRD Kota Solok  bertemu langsung dengan RT, RW, Bhabinsa dan petugas dari kelurahan. Pihaknya ikut menghimbau kepada RT dan RW sebagai pengumpul data masyarakat yang terdampak Covid-19,  agar betul-betul tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik ditengah -tengah masyarakat.

” Masyarakat yang terdampak Covid 19 adalah mereka yang tidak memiliki pendapatan tetap,” papar Efriyon Coneng.

Terkait kesiapan tim yang bekerja di Posko, maupun relawan dan tim medis nantinya, dikatakan Coneng,  akan dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD),  seperti Hand Sanitizer, thermogun, masker, vitamin dan suplemen serta insentive bagi petugas.

” Kita selaku anggota DPRD beberapa waktu lalu telah mencarikan solusi anggaran bersama Pemerintah Kota Solok. Insya Allah anggaran tersebut sudah tersedia dan akan segera terealisasi,” ungkapnya.

Sebekumnya, Selasa tanggal 31 Maret 2020, DPRD Kota Solok telah melaksanakan Rapat kerja mendadak dengan mengundang Walikota Solok guna mencarikan solusi dan langkah – langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk mencegah Virus Covid-19.

Kala itu,  Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can menyampaikan, rapat kerja yang terkesan mendadak di latar belakangi dengan langkah – langkah yang telah dan akan di ambil Pemerintah Kota Solok terkait pencegahan masuknya virus covid-19 di Kota Solok.

Dikatakan, sekarang virus corona sudah berdampak sangat luar biasa terhadap segala aspek Kehidupan. Untuk mengatasi masalahnya, Ketua DPRD mengajak semua elemen saling bekerja sama dalam mengahadapi masalah ini.

Reporter : Rudi Cader

Editor      : Melatisan

Facebook Comments

loading...