Dua Rumah Dilanda Longsor, Jalan Sulit Air-Pasilihan Tertimbun

1397
longsor
Satu dari dua rumah warga Gunung Siaru Sulit Air yang mengalami rusakberat akibat dihantam longsor, Sabtu (25/4) malam

ARRUSNews – Musibah longsor yang terjadi di nagari Sulit Air kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, mengakibatkan  akses jalan Provinsi di kawasan Linawan dan dua rumah warga dihantam  longsor.

Akibatnya, selain menganggu transportasi antara nagari Pasilihan dan Sukit Air, dua unit rumah di jorong Siaru, nagari Sulit Air, ikut dihondoh material longsor yang  pada pukul 22.00 Wib malam.

Longsor yang dipicu hujan lebat  yang mengguyur sepanjang Sabtu (25/4) malam, memicu longsor di kawasan Linawan, Gunung Siaru dan Kunik Bolai, nagari Sulit Air.

Kepala Dinas PU PR Kabupaten Solok Syaiful, ST,MT menyebutkan, longsor yang  terjadi di ruas jalan provinsi telah menutup akses antara nagari Pasilihan dengan Sulit Air, Arus transportasi antara kedua nagari bertetangga di Kecamatan X Koto Diatas itu tertutup total.

“ Material longsor menutup badan jalan mencapai 50 Meter. Sekarang petugas dari UPTD 4 Dinas PUPR Propinsi Sumbar sudah menuju lokasi,” sebut Syaiful, Minggu (26/4).

Ia memperkirakan, dengan mengerahkan alat berat, arus lalu-lintas antara Pasilihan-Sulit Air akan cepat pulih.

“ Mudah-mudah cepat selesai pembersihan material longsor,” ucap Syaiful.

longsor
jalan antara Sulit Air menuju nagari Pasilihan tertutup material longsoran yang terjadi pada Minggu (26/4) pagi

Terpisah, Camat X Koto Diatas, Teta Midra menyebutkan, sekurang  empat titik dalam nagari Sulit Air,  terjadi musibah longsor  di jorong Kunik Bolai, Gunung Siaru, Rawang dan Linawan. Tetapi yang terparah menimpai masyarakat di jorong Gunung Siaru Sulit Air.

“ Dua  rumah masyarakat tertimpa longsor.  Rumah milik Syamsurijal (36) dan Farida (56), di jorong Gunung Siaru, mengalami rusak berat karena dihantam material longsoran,” kata Teta Midra , Camat X Kot Ditas.

Teta menyebutkan, kondisi kedua rumah yang dilanda longsor sangat memprihatinkan. Satu rumah yang dihuni pak Syamsurizal, nyaris tidak bisa ditempati. “ Beliau terpaksa mengungsi ke rumah tetangga, sedangkan rumah Farida masih bisa ditempati,” kata Camat X Koto Diatas.

Untuk penanggulangan sementara, Camat memastikan petugas dari kecamatan dan BPBD Kabupaten Solok sudah menuju lokasi bencana. “ Untuk kerugian, taksiran sementara dialami kedua korban mencapai Rp 150 juta, “ sebutnya.

Reporter: Aznul Hakim

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...