Dua Warga Malalo Ditemukan Tewas Ditimbun Material Longsor

483
Material longsor menimbu pemukiman masyarakat akibat diterjang longsor di nagari Guguak malalo Kec. Batipuh Selatan kab., Tanah Datar, Minggu (05/04/2020) pagi. (Foto: Ist)
Material longsor menimbu pemukiman masyarakat akibat diterjang longsor di nagari Guguak malalo Kec. Batipuh Selatan kab., Tanah Datar, Minggu (05/04/2020) pagi. (Foto: Ist)
ARRUSNews Dua warga Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar yang semula dilaporkan hilang dalam musibah longsor pada Minggu (5/4), sekira pukul 14.00 WIB ditemukan meregang nyawa. Kedua korban ditemukan setelah para relawan berjibaku melakukan pencarian dengan menyingkirkan material longsoran.
Kedua korban merupakan anak dan ibu, Bainar (75) Zulfarman (45). Keduanya ditemukan tertimbun material longsoran tidak jauh dari lokasi rumah mereka yang ikut hancur.
Selain menelan korban dua nyawa, bencana yang terjadi di Muaro Ambius, Jorong Guguak Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan itu, juga menyebabkan empat rumah warga rubuh dan rusak berat.

Pencarian korban longsor ini dilakukan oleh tim gabungan BPBD Kab. Tanah Datar bersama masyarakat. Mulai dari lokasi rumah kediaman korban hingga menyusuri arah material longsor terbawa arus.

“Keduanya merupakan ibu dan anak, mereka ditemukan warga di dalam reruntuhan puing-puing rumahnya yang diterjang longsor,” kata Masrijal Dt Rajo Mangkuto, salah seorang pemuka masyarakat setempat .

Air turun bersama material lumpur, batu besar dan kayu-kayu. Selain menghantam rumah warga juga masuk ke jalan raya dan ladang milik warga setempat.

Akibat longsor besar itu,  akses antar jorong di nagari Guguak Malalo terputus. Selain banjir bandang, beberapa titik longsor juga menghambat jalan nagari.

Kondisi rumah warga yang rusak parah akibat diterjang longsor di nagari Guguak malalo Kec. Batipuh Selatan kab., Tanah Datar, Minggu (05/04/2020) pagi. (Foto: Ist)
Kondisi rumah warga yang rusak parah akibat diterjang longsor di nagari Guguak malalo Kec. Batipuh Selatan kab., Tanah Datar, Minggu (05/04/2020) pagi. (Foto: Ist)

Masrijal mengungkapkan, dari informasi pihak keluarga korban, awalnya korban Bainar bergegas hendak masuk kerumahnya dengan maksud ingin mengambil surat-surat berharga, karena melihat tanda-tanda akan terjadi longsor.  Cemas dengan kondisi ibunya yang sudah mulai renta, Zulfarman alias Ijun ikut menyusul ibunya ke dalam rumah.

Namun naas, sesampainya di dalam rumah, longsoran bukit yang berada di belakang rumahnya tiba-tiba menghantam rumahnya dan menimbun kedua ibu dan anak tersebut.

“Informasi dari keluarga, sang ibu lari ke dalam rumahnya, hendak mengambil surat-surat berharga, kemudian disusul putranya. Namun naas, rumah mereka dihantam longsor sebelum sempat menyelamatkan diri,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini jenazah kedua korban longsor tersebut sedang proses pemakamaman. “Rencana dari pihak keluarga, keduanya akan dimakamkan hari ini juga,” terang Masrijal Dt. Rajo Mangkuto kepada ARRUSNews.com.

Diberitakan sebelumnya, musibah tanah longsor kembali menghantam pemukiman warga di nagari Guguak Malalo  sekira pukul 05.15 Wib.  Ada empat titik longsor, namun nan terparah terjadi di dekat terowongan PLTA Singkarak atau PLTA Imtake Malalo.

Selain membuat 4 rumah warga setempat rusak parah, longsor tersebut juga memutus akses warga dari Pasar Malalo menuju nagari Paninggahan Kab. Solok karena tertimbun material longsor sepanjang 60 meter.

Reporter: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...