Dukung PSBB, Pemkab Solok Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Kepada Masyarakat

217
RAKOR
Bupati Gusmal dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kabupaten Solok dengan Forkopimda tentang persiapan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) di Provinsi Sumatera Barat di Guest House Arosuka, Sabtu (18/4/20).-

ARRUSNews – Pelaksanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah Sumbar,  direspon positif oleh pemerintah kabupaten Solok dengan membentuk Tim satuan yang akan melakukan check point di setiap Nagari guna mencek dan memantau para perantau yang datang atau  masyarakat yang berkemungkinan terpapar covid-19.

Bentuk dukungan Pemkab Solok itu disampaikan Bupati Gusmal dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kabupaten Solok dengan Forkopimda tentang persiapan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) di Provinsi Sumatera Barat di Guest House Arosuka,  Sabtu (18/4/20).

Selain bupati Solok, Rakor diikuti  Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, Ketua DPRD Kab. Solok Jon Firman Pandu, Kapolres Solok Arosuka AKBP Azhar Nugroho, SH. SIK. M.Si, Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, SIK, Dandim 0309 Solok Letkol Arm Reno Triambodo.Ssos, Kepala Kejari Solok Donny Haryono Setiawan, SH, Asisten Koor Bid Pemerintahan Edisar, SH. MH, Ketua PMI Kab. Solok Ny. Desnadefi Gusmal dan Kepala SKPD serta unsur terkait lainnya.

Bupati Solok Gusmal kesempatan itu mengakui, PSBB yang akan dilakukan saat ini merupakan payung hukum yang sah atas segala usaha pencegahan yang telah dilakukan oleh daerah selama ini.

Pemerintah Daerah akan mengadakan himbauan, Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat di daerah mengenai PSBB agar nantinya dapat berjalan dengan lancar

Pihaknya akan memaksimalkan penerapan beberapa usaha yang telah dilakukan seperti tetap dirumah, menjaga jarak antar sesama, memakai masker jika  keluar rumah, menghindari kermaian serta cuci tangan dengan sabun.

Untuk pelaksanaan sekolah, kata dia,  akan tetap diliburkan hingga masa Inkubasi dinyatakan selesai, termasuk pelaksanaan di kegiatan di masjid akan tetap ditiadakan dan untuk sementara pengajian/ tausiyah, shalat berjamaah, shalat Jumat, shalat Tarwih, safari Ramadhan hingga shalat Idul Fitri, juga begitu. ” Sedangkan untuk kegiatan pasar hanya akan dilakukan jual beli kebutuhan pokok masyarakat terkait sembako sampai batas waktu pukul 14.00 wib siang dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dalam menghindari covid-19,” jelas Gusmal.

Ia sekaligus menghimbau, bagi perantau yang tetap pulang kampung akan tetap di lakukan isolasi / karantina sesuai aturan Pemerintah. ” Kebijakan ini akan selalu di awasi petugas TNI, Polri, Pol PP, Dishub dan Unsur terkait lainnya dengan melakukan pemantauan dan pengawasan  sesuai aturan PSBB yang diberlakukan,”ujar Bupati Solok.

Reporter: Aznul Hakim

Editor     : Melatisan

Facebook Comments

loading...