Dukungan Anak Rantau, Nagari Pianggu Bertekad Jadikan Nofi Candra Sebagai Bupati Solok

171
Pianggu
Tokoh Perantau pianggu dampingi Calon Bupati Solok ketika meresmikan Posko dan tim pemenangan di nagari tersebut, Sabtu (24 Oktober 2020)

ARRUSNews – Para perantau nagari Pianggu,. Kecamatan lX Koto Sei Lasi, Kabupaten Solok, pulang kampung.  Dengan membawa misi ingin menumbuhkan cakrawala politik masyarakat di kampung, para perantau  pulang kampung untuk menanamkan pemahaman tentang politik praktis dalam kaitannya dengan masa depan dan kemajuan kampung halaman.

 

” Kita tidak ingin dunsanak dan orang kampung kami terjebak dengan politik transaksional menghadapi Pilkada tanggal 9 Desember 2020 nanti. Untuk menghindari politik uang, kami dengan semangat dukungan anak rantau, sengaja pulang guna menggelorakan semangat membangun dalam bingkai kebersamaan,” tutur Afma, tokoh perantau Pianggu yang mengaku berdomisili di Jakarta, Sabtu (24 Oktober 2020) di Pianggu.

Dikatakan, bila seseorang atau kelompok masyarakat tergiur dengan politik uang saat Pilkada, maka setelah itu mereka akan kembali ke sehariannya masing-masing. Tidak ada ikatan emosional didalamnya. Ini sebuah dilema yang selalu dihadapi saat terjadi pesta demokrasi.

Nofi Candra
Nofi Candra disambut hangat oleh masyarakat dan perantau Pianggu

Untuk membalikkan kecenderungan tersebut dan menumbuhkan minset membangun nagari dan daerah ditengah masyarakat, para perantau nagari Pianggu sengaja pulang kampung guna mengajak masyarakat di kampung harus berpikiran untuk kemajuan kampung.

” Pilkada kabupaten Solok ini adalah momentum terbaik untuk membawa persepsi masyarakat agar membangun kampung dan menggerakkan pilihan ke Paslon nomor urut 1, Nofi Candra dan Yulfadri,” kata Afma.

Soal kenapa pilihan politik diarahkan ke Nofi Candra, menurut Afma, selain masyarakat Pianggu memiliki hubungan historis yang tinggi dengan sosok mantan anggota DPD-RI itu, Nofi merupakan tokoh anak muda yang memiliki visi pembangunan yang kuat untuk kemajuan daerah.

Didampingi tokoh masyarakat Pianggu, Syafrizal, tokoh rantau Pianggu Afma menyebutkan, kecenderungan menerima hasil secara instan dalam jangka waktu sesaat harus dirubah. Hal yang sama dilakukan kepala calon, harus menghentikan yang bersifat iming-iming.

” Karena itu, ketika mengundang Calon Bupati Nofi Candra ke Pianggu, melakukan pertemuan di beberapa titik dan menyambangi masyarakat, kita semua memodali sendiri. Kita tidak memintakan kepada kandidat. Seluruhnya, biaya umbul-umbul, kosumsi dan biaya lapangan, itu semua dari kita perantau. Kita ingin berkontribusi untuk kemenangan Nofi Candra-Yulfadri,” kata Afma.

Terhadap itu, pemuka masyarakat Pianggu Syafrizal mengaku merasa tergugah dengan tumbuhnya dukungan anak rantau Pianggu untuk kemenangan pasangan nomor urut 1.

” Kita dikampung mengapresiasi dan berterimakasih kepada perantau yang sengaja pulang kampung untuk membangun nagari dengan menyatukan persepsi warga dalam menghadapi Pilkada. Kami di Pianggu dan kecamatan IX Koto Sungai Lasi akan berusaha dan berjuang untuk memenangkan Nofi Candra,” tekad Syafrizal.

Terkait dukungan anak rantau dan masyarakat Painggu itu, Nofi Candra mengaku sangat terharu. Selain mengapresiasi langkah politik yang dilakukan perantau Pianggu, dirinya akan memegang tinggi harapan masyarakat untuk kemajuan Pianggu dan Sungai Lasi.

” Komitmen kita sangat tinggi untuk pembangunan daerah. Dengan Visi meningkatkan kesejahteraan daerah dan masyarakat, banyak potensi Sungai Lasi yang perlu kita prioritaskan, terutama bagaimana meningkatkan infratruktur pertanian dan mengembangkan keunggulan nagari-nagari,” jawab Nofi Candra.

Perantau
Nofi Candra menyampaikan gagasannya dalam membangun nagari dan daerah Kabupaten Solok dihadapan warga dan perantau nagari Pianggu

Menghabiskan waktu sehari di nagari Pianggu, Nofi Candra selain melakukan petermuan pada tiga titik lokasi di jorong Cubadak, Jorong Batang Pamondan dan jorong Sungai Lasi, sekaligus meresmikan Posko dan mengukuhkan tim pemenangan NC-Yulfadi.

Didampingi tokoh perantau dan pemuka masyarakat setempat, Nofi juga melakukan blusukan dan menyapa masyarakat hingga ke lepau-lepau dan titik kerumunan warga lainnya.

” Kita optimis memenangkan Nofi Candra. Tidak perlu umbul-umbul yang banyak, seperti pacu Kuda. Kita mengharapkan suara masyarakat, dukungan penuh untuk kemenangan. Dengan menyapa masyarakat seperti ini, itu sebuah strategi menarik,” tanggap seorang pemilik kedai nasi di Sungai Lasi.

Reproter: Aidil Klane

Facebook Comments

loading...