Gagal Jadi Juara MasterChef Indonesia, Lord Adi Pulang Diiringi Kekecewaan Penonton

MasterChef
Peserta MasterChef Indonesia Season 8 yang dikenal dengan julukan Lord Adi, akhirnya gagal menjadi juara setelah bertarung di fase tiga besar

ARRUSNews – Peserta top 3 MasterChef Indonesia Season 8 yang dikenal dengan julukan Lord Adi, akhirnya gagal menjadi juara setelah tereleminasi pada Minggu (22 Agustus 2021).

Lord Adi yang memiliki nama asli Suhaidi Jamaan (41) itu, harus  pulang dari galeri MasterChef setelah kalah di babak pressure test melawan Nadya.

Pada fase tersebut, kedua finalis MasterChef, Adi dan Nadya, yang berjuang mendapatkan tiket menuju grand final mendampingi Jesselyn, harus membuat hidangan dessert dengan bahan alpukat. Nadya membuat es teler cake, sedangkan Adi membuat hidangan cendol modern dengan ketan.

Dalam penilaian,  juri awalnya sempat terkesima dengan hidangan Adi yang mengesankan. Namun  setelah dicicipi, secara keseluruhan hidangan Adi terlalu asin untuk sebuah dessert.

Juri akhirnya memutuskan Adi sebagai peserta yang harus pulang di babak 3 besar. Adi gagal masuk ke babak grand final dan menjadi juara MasterChef Season 8, meski  sebelumnya peserta dari Tanah Datar, Sumatera Barat itu telah menang 5 kali berturut-turut dan diprediksi bakal menjadi juara.

Dilansir dari Surya.co.id, hasil yang diperleh Adi menuai reaksi kecewa dari warganet. Tidak sedikit yang mengaku malas menonton setelah Adi pulang dari galeri, karena ia sudah menjadi ikon MasterChef Season 8.

Pada pressure test sebelumnya merupakan tantangan mengolah cokelat yang dimenangkan oleh Nadya dan membuat Febs pulang. Penonton beranggapan dua babak pressure test terakhir MasterChef, condong menguntungkan Nadya yang memiliki skill membuat dessert tak diragukan lagi.

Nadya yang juga merupakan owner dari toko roti, tak heran jika kemampuannya mengolah makanan manis cukup ditakuti peserta lainnya. Namun, itulah nasib. Suhaidi tereliminasi dan pulang ke Tanah Datar dengan kepala tegak.

Mimpi Besar  

Lantas, siapa benar sih, Suhaidi Jamaan alias Lord Adi? Dalam sebuah wawancara  televise, Adi membeberkan cerita sedih dalam hidupnya.

Bermula ketika Top 4 mendapat pertanyaan seputar apa mimpi terbesar mengikuti Masterchef Indonesia 8. Lord Adi mengatakan, ia punya mimpi besar yang nyaris pudar karena satu hal.

Mimpi besar itu adalah mengikuti ajang kompetisi memasak dan menjadi chef profesional.

“Kalau aku tuh satu mimpi yang telah hilang 2002 itu berhenti menjadi seorang duta masak atau sebagai chef, jadi nightmare untukku.” tuturnya.

Diakui, setiap dirinya berpikir, kenapa  pingin jadi chef. “ Jadi, ini seperti mimpi yang akhirnya jadi kenyataan,” terang pria yang mengaku sebagai petani Cabai itu.

Diajang MasterChef Season 8,  pria kelahiran 2 September 1979 itu bias mewujudkan mimpi besarnya setelah 19 tahun berlalu.

Lord Adi rupanya memiliki kehidupan masa lalu yang tak mudah. Adi ternyata sudah dibawa orangtuanya tinggal di Malaysia sejak usia 5 tahun dan menatap di sana selama 30 tahun.

Selama hidup di Malaysia, Adi mendapat pengalaman bekerja sebagai kepala koki di restoran. Dari sanalah bakat memasaknya semakin terlihat. Adi kemudian kembali ke Tanah Datar dan bertemu gadis Minang bernama Nelli Sovia pada tahun 2006.

Pada tahun 2007 akhirnya Adi melangsungkan pernikahan dengan Nelli Sovia.

Setelah beberapa tahun hidup di perantauan, pada tahun 2013, Adi sekeluarga memutuskan bekerja sebagai petani cabai, juga berternak sapi. Suhaidi  tidak kembali lagi ke Malaysia dan sampai sekarang hidup  di kampung halamannya, Batusangkar.

Sumber: Surya.co.id

Facebook Comments

Artikel sebelumyaResapi Ideologi Marhaenisme, GMNI Pasaman Terjun Langsung Ke Sawah
Artikel berikutnyaTinggalkan Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan Minta Kapolres AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi Terus Merekat Kemitraan