Hadapi New Normal, Pemko Payakumbuh Siapkan SOP di Rumah Ibadah

115
rapat
Menuju era New Normal, Pemko Payakumbuh melakukan rapat dengan Forkopimda serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) di Aula Kesbangpol setempat, Selasa (2/06).

ARRUSNews – Pemerintah Kota Payakumbuh terus berupaya menciptakan kondisi  aman dan kondusif dalam persiapan menuju era New Normal dengan melakukan rapat bersama Forkopimda serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) di Aula Kesbangpol setempat, Selasa (2/6).

 

Terkait upaya itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz menyebutkan,  dalam penanganan covid-19, apa yang dilakukan Kota Payakumbuh telah menjadi contoh bagi daerah lain. Terbukti, tim Gugus Tugas bisa mendeksi lebih awal dengan cepat melakukan traking kepada pasien positif, ditambah  dengan kesadaran masyarakat berkat himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Selain itu, untuk mempersiapkan menuju new normal, Wawako Erwin Yunaz mengatakan, pemerintah kota Payakumbuh bersama FKUB dan Pakem akan mempersiapkan SOP untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona  saat melaksanakan ibadah di rumah ibadah

“Ini semua demi melindungi masyarakat kita agar tetap terlindungi dari covid-19 saat menjalankan ibadah di tempat ibadah. Dengan begitu,  masyarakat tetap beribadah dengan khusuk, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan” ucap Wawako Erwin Yunaz.

Menurutnya,  sejauh ini, pelaksanaan PSBB tahap III berjalan dengan baik sampai tanggal 7 Juni besok, maka Payakumbuh siap menuju new normal.
“ Melihat kondisi pasien positif covid-19 saat ini, menunjukkan perkembangan yang bagus dan sudah banyak yang sembuh. Begitu juga  hasil swab beberapa hari terakhir tidak ada yang positif,” tambah Erwin Yunaz.

Sementra itu, ketua FKUB Kota Payakumbuh Herman Ali mengakui, kerukunan antar umat beragama di Payakumbuh berada dalam keadaan aman dan kondusif. Gejala itu terlihat dari suasana  selama PSBB,  tidak ada gejolak antar umat beragama.

“ Semuanya mematuhi semua imbauan pemerintah,” ucapnya.

Memasuki new normal, dengan adanya SOP dirumah ibadah diharapkan semua masyarakat bisa mematuhinya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Dengan adanya SOP tersebut, pelaksanaan sholat jumat akan dimulai kembali pada 5 Juni mendatang. Kita sangat mengharapkan semua SOP dapat berjalan dengan baik dan untuk beberapa waktu kedepan khatib tidak dibenarkan dari luar kota payakumbuh,” ujarnya.

Menanggapi itu,  Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Ulfakhri menyarankan, sesuai dengan SOP, diharapkan pengurus tempat ibadah membentuk satuan tugas agar setiap jamaah tetap mematuhi protokol kesehatan secara disiplin. Jika nanti kalau terjadi peningkatan kasus positif bisa diminta pertanggung jawabannya.

“Jangan sampai kita lengah menjelang new normal, karena bisa jadi disaat inilah fase berbahaya itu akan terjadi, kepada warga diminta untuk tetap berhati-hati dan tetap mematuhi semua protokol kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Diko Rahmad

Facebook Comments

loading...