Harimau Sumatera Kembali Muncul di Gantung Ciri Solok

571
harimau
Ilustrasi (net)

ARRUSNews – Warga nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Minggu (7/6/20), kembali dikejutkan dengan penampakan Harimau Sumatera setelah  beberapa waktu menghilang dari pandangan.

Berbeda dengan kemunculan pertama yang berjumlah tiga ekor, pada kemunculan kemarin, kawanan raja hutan itu terlihat sebanyak dua ekor,  satu ekor harimau dewasa dan satu ekor lagi anak harimau.

“Kemarin ada  yang melihat harimau di kawasan perladangan warga di Limpauang, Jorong Baringin, Nagari Gantung Ciri, sekitar pukul 14.00 siang” kata Wali Nagari Gantung Ciri, Hendri Yuda, Senin (8/6/2020).

Khawatir terjadi sesuatu, warga tersebut  memilih untuk kembali dan membiarkan kawanan harimau berkeliaran di peladangan warga. Kemungkinan, harimau tersebut merupakan harimau yang sebelumnya juga pernah ditemui oleh warga sekitar.

Atas kejadian itu, pada Senin (8/6/2020), puluhan warga bersama perangkat Nagari Gantung Ciri langsung melakukan upaya penghalauan dari perladangan yang berjarak  sekitar 4 kilometer dari pemukiman.

“Kita melakukan penghalauan terhadap harimau hari ini bersama puluhan warga dan petugas, penghalauan dilakukan dengan membuat suara atau bunyi-bunyian dengan meriam karbit,” terangnya.

Dari operasi penghalauan yang dilakukan warga dari pukul 14.00 Wib sampai jelang magrib tadi, warga tidak menemukan keberadaan harimau, namun warga berharap, kawanan harimau segera masuk hutan dan warga bisa berkebun seperti biasa.

Menanggapi itu,  Ketua DPRD Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, meminta petugas dari BKSDA Sumbar untuk membius ketiga harimau yang mengkhawatirkan warga.

“Kemarin kita bersama tim juga sudah meninjau ke lokasi bersama petugas, Ini sudah sangat mengkhawatirkannya, kita minta pihak terkait memprioritaskan evakuasi harimau dari sekitaran kawasan perladangan warga,” pintanya.

Pihaknya meminta warga untuk tetap waspada dengan kehadiran harimau yang memang belum terlacak keberadaanya.

“Kita minta warga tetap berhati-hati sebelum harimau tersebut tertangkap dan dikembalikan ke habitatnya atau kebun binatang oleh pihak terkait,” tutupnya.

Reporter: Adi

Editor    : Melatisan

Facebook Comments