Hebat, 42 Nagari dari Kabupaten Limapuluh Kota Ikuti Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

kabupaten
Bupati Safaruddin mengikuti Opening Bimtek dan WorkShop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia yang diikuti 42 nagari dari Kabupaten Limapuluh Kota.

ARRUSNews – Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang dikenal memiliki keindahan alam, adat, budaya dan produk ekonomi kreatif masyarakat lokal, mengambil kesempatan dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Keikutertaan Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau itu, satu tarikan nafas dengan dorongan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yang mengharapkan seluruh desa wisata yang ada di Indonesia untuk berpartisipasi dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, sebagai upaya meningkatkan perekonomian desa wisata di masa pandemi Covid-19.

Terkait itu, Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo mengatakan, ADWI merupakan kompetisi kreatif yang perlu di ikuti oleh setiap nagari yang memiliki potensi di Kabupaten Limapuluh Kota dan sudah memenuhi seluruh aspek kategori yang dilombakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Menurutnya, beberapa kategori yang dilombakan di ajang ADWI adalah Kategori Suvenir, Daya tarik wisata, Desa digital, Konten kreatif, Home Stay, CHSE dan Toilet. Justru itu, masing-masing nagari dapat mengevaluasi kelebihan dan kekurangan sebagai langkah untuk mengembangkan seluruh potensi nagari dengan baik dan berdampak positif kepada perekonomian masyarakat.

“Ini kompetisi kreatif Desa seluruh Indonesia. Semoga nagari di Kabupaten Limapuluh Kota yang sudah masuk ke ajang ADWI, terus mengembangkan potensi nagari yang ada,” dorong Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin, usai mengikuti Opening Bimtek dan WorkShop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, di ruang kerja Bupati, Rabu (14 Juli  2021).

Menurut Bupati Safaruddin, tujuan masuk ke ajang ADWI 2021 bukan untuk menang atau kalah. Namun lebih kepada sebuah motivasi  agar tetap semua berinovasi untuk  perubahan ekonomi lebih baik.

Senada dengan Bupati, Ketua Umum DPD ADKI (Asosiasi Desa kreatif Indonesia) Sumatera Barat, Deni Asra menyebutkan, untuk wilayah Sumbar sudah seratusan lebih Nagari/Desa yang ikut ADWI 2021. Seluruhnya merupakan nagari/desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata.

Ajang ini, tambah dia, sekaligus untuk mendorong restrukturasi nagari ke arah yang lebih berkembang.

“Sudah lebih dari seratus nagari hingga penutupan pada 16 Juli 2021 mendatang. Antusias nagari ikut ajang ADWI telihat dari sebaran wilayah yang ada di website resmi Kemenpar Jadesta.com,” kata Deni.

Sementara itu, Ketua ADKI Kabupaten Limapuluh Kota, Rino Chandra menyebutkan, Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 dengan tema Indonesia Bangkit,  merupakan salahsatu program pengembangan kepariwisataan di Tanah Air. Rangkaian sosialisasi ADWI sudah dimulai sejak 22 Mei 2021 lalu. Sementara untuk Kabupaten Limapuluh Kota, dari peta sebaran jadesta.com, sebanyak 42 Nagari mendaftarkan diri ke ADWI 2021.

“Dari peta sebaran yang ada di website jadesta, ada 42 Nagari, semoga dari sebanyak itu ada yang mendapatkan penghargaan dari Kemenparekraf melalui ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021,” jelas Rino Chandra.

Reporter: Mardikola Tri Rahmadi

Facebook Comments