Ikut Vaksinasi Covid-19, Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz Pastikan Vaksin Menjaga Kesehatan

Covid-19
Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz melakukan Vaksinasi Covid-19 pertama di Puskesmas Tarok, Rabu (10 Maret 2021)

ARRUSNews – Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keamanan warga dari bahaya Covid-19, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz melakukan Vaksinasi pertama di Puskesmas Tarok, Rabu (10 Maret 2021)

Bersama istri, Ny. Machdalena, Wakil Walikota Erwin Yunaz sebelum mendapatkan vaksin Covid-19, melakukan registrasi dan pemeriksaan kesehatan sesuai Standar Operasinal Prosedur (SOP).

Setelah dinyatakan dalam kondisi sehat serta tidak ada penyakit penyerta, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz beserta Istri langsung di vaksin oleh tenaga medis.

Mengiringi vaksinasi, Erwin Yunaz menegaskan vaksin Covid-19 aman dan halal untuk digunakan untuk kesehatan.

Wakil Walikota, Erwin Yunaz, menghimbau masyarakat agar percaya kepada program pemerintah, bahwa vaksin sangat berguna bagi kita semua.

” Jangan terlalu khawatir dengan banyaknya berita miring yang beredar tentang bahaya vaksin covid-19. Mari kita melindungi diri dan keluarga dari virus corona dan semoga virus ini segera lenyap dan kita dapat berkegiatan secara normal,” ujar Erwin.

Payakumbuh
Sebelum mendapatkan vaksin, tim medis memeriksa kesehatan wakil Wali Kota Payakumbuh erwin Yunaz

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Bakhrizal. Vaksin dilakukan agar terjadi penguatan anti bodi di tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih baik dan lebih kebal dari serangan virus.

Karena alasan menambah daya tahan tubuh, vaksin dilakukan sebanyak dua kali dengan SOP yang sudah ditentukan.

” Seperti sekarang ini, pak Wakil Wali Kota pernah kena virus corona. Dengan adanya peraturan, setelah 3 bulan pasien yang terinfeksi virus corona, dapat melakukan vaksinasi agar terjadi penguatan anti bodi dan kemungkinan untuk terkena virus itu menjadi lebih kecil,” papar Bakhrizal.

Bakhrizal menjelaskan, saat ini pemerintah masih melakukan vaksin dengan berfokus kepada tenaga kesehatan, TNI, Polri, Guru, dan pelayanan publik, setelah itu baru dilakukan vaksin menyeluruh untuk masyarakat.

Reporter: Mardikola Tri Rahmadi

Facebook Comments

Artikel sebelumyaBarcelona dan Juventus Tersingkir, Perempat Final Liga Champions Tanpa Messi dan Ronaldo
Artikel berikutnyaDukung Pertumbuhan Ekonomi Sawahlunto, Pemprov Sumbar Bakal Tingkatkan Akses Jalan