Jalan Solok – Muara Labuh Putus Total, Diupayakan Membuat Jalan Alternatif

219
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tinjau lokasi longsor Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti didampingi Wabup Yulfadri Nurdin, Kamis (23/4)

ARRUSNews – Musibah longsor  di kawasan Jorong Cubadak Nagari Air Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok pada Sabtu, 18 Maret 2020, membuat arus lalu lintas menuju Muara Labuh Solok Selatan dan sebaliknya arah ke Padang atau Kabupaten Solok masih tersembat total.

Akibat terganggunya akses tranpsortasi tersebut, mendorong Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meninjau langsung kondisi jalan putus total tersebut, Kamis (23/4/20).

Dalam peninjauan itu, Gubernur Irwan Prayitno didampingi Wakil Bupati Solok Yulfadri Nudin, kemudian Aidil Fiqri dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Kota Padang, Kepala Dinas PUPR Sumbar Fathol Bari, Kadis Perhubungan Sumbar Heri Noviardi, Kepala Satpol PP Dedy Diantolani  dan Kepala BPBD Sumbar Erman Rahman.

Pada kesempatan, wabup Solok Yulfadri Nurdin mengatakan, akibat musibah longsor,  arus lalu lintas dari Kabupaten Solok menuju -Solok Selatan putus total. Tidak satupun kendaraan yang bisa lewat sejak kejadian lima hari lalu

“ Disamping itu, dua rumah warga terseret material longsor. Untung tidak ada korban jiwa, “kata Yulfadri Nurdin dihadapan Gubernur Sumbar.

Ia menjelaskan, pengerjaan perbaikan jalan sudah diupayakan sejak longsor terjadi. Usaha membersihkan tumpukan longsor yang menimpa badan jalan  dan rumah penduduk, dilakukan petugas dari Dinas Pekerjaan Umum.

Yulfadri berharap, pembangunan jembatan darurat diupayakan cepat selesai. Namun karena cuaca yang masih kerap hujan di wilayah sekitar, sehingga potensi longsor memungkinkan bisa terjadi lagi dan dapat menimpa jembatan tersebut.

Disampaikan, solusi lain yang akan diupayakan Pemkab Solok dalam waktu dekat, adalah memanfaatkan jalur dari Jorong Sungai Abu, Air Dingin menuju Solok Selatan. Jalannya persis berada di bawah jalan nasional yang tertimbun material longsor tersebut. Tapi wakil bupati Solok minta jalan itu hanya untuk pengendara roda dua saja.

“ Karena itu, kita minta jalan alternative hanya untuk pengendara roda dua saja,” paparnya.

Terhadap itu,  Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Kota Padang Aidil Fiqri menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih mengkaji untuk upaya mempercepat akses kendaraan agar bisa kembali normal.

Ia menyebutkan, longsoran cukup parah dan membuat jurang sedalam 23 meter, sehingga proses pengerjaan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Selain itu, kata Aidil, badan jalan yang habis diterjang longsor sepanjang 30 meter. Badan jalan tersebut kemudian ikut jatuh ke jurang, sehingga membentuk lubang yang dalam.

Untuk melakukan normalisasi,  pihaknya telah menggunakan empat unit Ekskavator (alat berat) untuk proses pembuangan tanah material longsor.

” Karena jalan putus, kita cari solusi agar kendaraan bisa lewat untuk keadaan darurat,” paparnya.

Reporter: Aznul Hakim

Editor    : Melatisan

 

Facebook Comments

loading...