Kapolres Dharmasraya Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Tersangkut Hukum Akibat Medsos

32
Kapolres
Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah bersama wartawan selesai Coffee Morning

ARRUSNews – Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah ingatkan seluruh warga Dharmasraya agar tidak tersangkut hukum dalam menggunakan media sosial.

 

Pesan itu disampaikan Kapolres Dharmasraya ketika minum Kopi Pagi (Coffee Morning) bersama seluruh wartawan bertugas di wilayah mekar itu Jumat (11/9/20).

Coffee Morning  itu juga dihadiri Waka Polres Kompol Hendra Syamri. SH, Kabag Ops Kompol H. Rifa’i. SH, Kasat Intel AKP Sumardi. SH, Kasat Lantas IPTU Feri Yuzaldi, Kasi Propam IPTU Asrisal, Paur Humas Aiptu Aidil Tanjung, dan personil Polres lainnya.

Menurut Aditya,  pihak Kepolisian akan selalu gencar melakukan patroli Siber. Hal ini bertujuan untuk memantau aktivitas akun media sosial, terutama bagi mereka memiliki akun palsu yang pembuat dan penyebar berita bohong (Hoax), serta melakukan ujaran kebencian, dan berpotensi sebagai penghasut, sehingga akan mengancam stabilitas pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

“Kejahatan media siber, salah satu titik pantau bagi penegak hukum, dikarenakan sangat berpotensi memicu gangguan kamtibmas ditengah masyarakat, ” sebut AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah SIK MT, diaminin Waka Polres Kopol Hendra Syamri, dan Kabag Ops Kompol H. Rifa’i.

Ia juga menambahkan, bagi mereka terlibat dalam penyalahgunaan media siber, dan terlibat dalam praktek ujaran kebencian, serta menyebarkan berita bohong (Hoax) akan ditindak sesuai dengan UU No: 11/2008, tentang Informasi serta transisi elektronik. Tentu hukuman sangat berat, sesuai dengan kesalahan dilakukan.

Aditya, juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak terlalu cepat termakan isu palsu, atau ujaran kebencian disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Lebih baik, setiap informasi didapatkan agar di kroscek, serta diselidiki kebenarannya, sehingga kita tidak terlibat pada situasi yang salah.

” Terpenting lagi, jangan pernah lakukan penyebaran, atau Share berita atau informasi tidak benar, dan tidak diketahui sumber yang jelas. Karena hal tersebut akan mengancam keselamatan di mata hukum,” tegasnya.

Ia juga memperingati seluruh masyarakat, agar mampu menyaring setiap informasi, sehingga tidak terprovokasi, dan tersulut emosi. Sekiranya ada dari masyarakat mengetahui atau memiliki informasi tentang akun media sosial, baik asli maupun bodong, diduga melakukan tindakan provokatif, berita bohong, ujaran kebencian, supaya segera melaporkan ke pihak berwajib untuk dapat diproses sesuai hukum berlaku.

Reporter: S Hanif

Facebook Comments

loading...