KoBeDa Kampus Nagari Sungai Pulai Silaut Pesisir Selatan Akan di Lounching Mendes PDTT Secara Nasional

59
Silaut
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, melakukan video conference dengan rektor Unand berkaitan dengan KoBeDa Kampus Nagari di Sungai Pulai Silaut.

ARRUSNews – Setelah Nagari Sungai Pinang Kecamatan Koto XI Tarusan, mendapat apresiasi atas kebijakannya mengalokasikan anggaran nagari untuk pengadaan perahu motor bagi nelayan, Nagari Sungai Pulai Kecamatan Silaut juga mendapat acungan jempol atas inovasinya membentuk Kelompok Belajar Daring (KoBeDa) Kampus Nagari.

 

Apresiasi itu disampaikan Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar saat berkunjung ke nagari Sungai Pulai bersama istrinya, Ny Lilik Umi Nasriyah, anggota DPD RI, Alirman Sori, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni dan pejabat eselon II dan III lainya di pemerintahan daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (25 Juli 2020).

KoBeDa Kampus Nagari sendiri merupakan singkatan dari Kelompok Belajar Daring. Oleh pemerintah nagari Sungai Pulai disediakan ruangan dan akses internet secara gratis untuk membantu pelajar dan mahasiswa mengikuti belajar daring (online) sebagai kampus nagari.

Atas kebijakan itu, mahasiswa atau pelajar yang mengikuti sistem belajar daring tidak perlu lagi dibebani dengan biaya pembelian paket internet. Cukup datang ke tempat yang diberi nama ” Kampus nagari” mereka bisa kulian daring secara gratis.

Inovasi ini digagas pemerintah Nagari Sungai Pulai melalui dukungan dana desa (DD), sehingga menjadi sebuah solusi bagi mahasiswa yang kuliah di luar daerah untuk belajar secara daring.
“Kampus nagari bagus banget. Ini suatu gagasan atau inovasi yang luar biasa dan nanti tanggal 3 Agustus 2020 akan dilaunching secara nasional melalui virtual,” kata Abdul Halim Iskandar.

Silaut
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar bersama rombongan meninjau Kampus Nagari (KoBeDa) di Nagari Sungai Pulai, Kecamatan Silaut.

Dia juga menjelaskan, gagasan yang dilahirkan melalui Perguruan Tinggi Unand itu, juga akan dipromosikan ke nagari lainya di Indonesia. Pihaknya juga akan melaporkan kepada presiden sebagai suatu gagasan bagus untuk percepatan penguatan sumber daya manusia.

“Ini akan kita loporkan kepada presiden sebagai suatu gagasan bagus untuk percepatan penguatan sumber daya manusia di nagari-nagari atau di desa-desa di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Dia memastikan, kampus nagari melalui program KoBeDa yang dikembangkan di nagari-nagari se Kecamatan Silaut itu, merupakan yang pertama di Indonesia.

“Ini yang pertama di Indonesia, jadi saya menemukan model baru,” ujarnya.
Terhadap itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dengan didampingi Camat Siaut, Syamwil, mengatakan KoBeDa di Kampus Nagari bertujuan untuk membantu pelajar dan mahasiswa mengikuti belajar daring (online).

Dikatakan, inovasi ini digagas pemerintah Nagari Sungai Pulai di Kecamatan Silaut, bekerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) Padang.
Menurut Bupati Hendrajoni, masa pandemi covid-19 belum bisa dipastikan kapan akan berakhir.

“Karena itu, saya berharap kebijakan Nagari Sungai Pulai dapat ditiru oleh nagari lain di Pesisir Selatan guna membatu masyarakat kurang mampu untuk belajar daring di masa pandemi covid-19 ini,” pintanya.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...