Kontak Dengan Pasien Covid 19, Satu Lagi Warga Dharmasraya Positif Corona

288
Rahmadian
Jubir Penanganan Coovid 19 Dharmasraya dr. Rahmadian

ARRUSNews Warga Kabupaten Dharmasraya yang terkonfirmasi positif  terjangkit Corona Virus Disease (Covid 19), bertambah seorang lagi.

Dari hasil Rapid Tes yang dilakukan kepada 16 orang yang pernah kontak langsung dengan pasien pertama, R (66), warga Kenagarian Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, Dharmasraya ikut terkonfirmasi positif Covid 19,Rabu (15/4),.

“ Rapid Tes dilakukan kepada 16 orang yang pernah kontak langsung J (59), warga Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, yang dinyatakan positif terjangkit  Covid-19 pada Selasa (14/4) kemarin. Hasil rapid tes, R (66) dinyatakan positif Corona,”  sebut Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kabupaten Dharmasraya dr. Rahmadian ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya Rabu (15/4/20).

Dikatakan,  dari 16 orang yang dilakukan pengambilan darah untuk kebutuhan rapid test, termasuk anak, istri, dan orang lain pernah kontak, serta tenaga dokter pertama yang menangani J,  hanya orang Tuan R saja dinyatakan positif.

Pasien pertama atas nama tuan J itu, warga yang baru pulang menghadiri Musyawarah Daerah Jemaah Tablig di Makassar sepekan lalu. Setelah berada di kampung, dirinya melaksanakan shalat Magrib berjamaah disalah satu mushalla yang berada di lokasi tempat tinggal mereka. Setelah selesai shalat ia sempat  bersalaman dengan Tuan R.

“Sesuai hasil Rapid Tes, dan Swab Tes dihari pertama, tuan J masih dinyatakan positif Covid-19. Sehingga akan dilakukan Swab Tes kedua pada esok hari.  Sedangkan tuan R, pada waktu bersamaan juga akan dilakukan Swab Tes pertama,” kata dr Rahmadian, yang juga Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya itu.

Menurutnya, untuk saat ini, warga Dharmasraya yang dinyatakan positif  berdasarkan rapid test sebanyak 2 orang.

“ Kita berharap dan menghimbau kepada seluruh warga Dharmasraya agar senantiasa menjaga imun tubuh, jaga kebersihan dan tetap di rumah. Sekiranya ada keperluan mendesak untuk keluar rumah, jangan lupa pakai masker,” himbau dr Rahmadian.

Reporter: S. Hanif

 

Facebook Comments

loading...