Kuota Penerima Bantuan Kurang Sebanyak 1.905 Orang, Bupati Solok Minta Kemensos Memberikan Solusi

119
serahkan
Menyertai penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST), dihadapan Kejari Solok Donny Haryono , Ketua TP-PKK dan perwakilan Kemensos RI Misran Ghani, bupati Solok H. Gusmal, secara simbolis serahkan bantuan beras dari Pemkab Solok kepada warga terdampak Covid 19 melalui Wali Nagari Selayo, Ronal Reagen, Rabu (13/5).

ARRUSNews – Dihadapan Perwakilan Kemensos RI Misran Ghani, bupati Solok H Gusmal bersama Kepala Kejaksaaan Negeri Solok Donny Haryono, secara simbolis serahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi warga terdampak Covid 19 di kantor Wali Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Rabu (13/5).

Mengiringi penyerahan kepada  perwakilan masyarakat penerima manfaat BST ini, bupati Gusmal sekaligus melaporkan kekurangan  Kuota data penerima bantuan sebanyak 1.905 orang di Kabupaten Solok.

Atas kekurangan itu, Gusmal mendesak   Kementerian Sosial RI untuk mencarikan solusinya,  supaya kekurangan itu dapat diselesaikan dan semua warga yang terdampak Covid 19 dapat menerima bantuan.

Pihak Pemkab Solok berharap Kementerian Sosial segera menindaklanjuti kekurangan kuota data yang terjadi di Kabupaten Solok, karena masalah ini disangsikan akan menimbulkan kericuhan di masyarakat. ” Saya sudah banyak menerima pesan maupun telpon dari masyarakat yang mengeluh kerena tidak dapat bantuan,” sebut Ghsmal.

Namun demikian, Bupati Solok menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak covid-19 dindaerah itu.

Ia menjelaskan, bahwa kategori masyarakat terdampak covid-19 adalah masyarakat yang hilang mata pencariannya kerena pandemi Corona, seperti Sopir, tukang ojek, Ustadz, buruh harian dan lainnya.

bantuan
Dihadapan bupati Solok H. Gusmal, Ketua TP-PKK dan perwakilan Kemensos RI Misran Ghani, Kejari Solok Donny Haryono secara simbolis serahkan bantuan beras dari Pemkab Solok kepada warga terdampak Covid 19 melalui Wali Nagari Selayo, Ronal Reagen, Rabu (13/5).

Berbarengan penyerahan BST, melalui Wali Nagari setempat, Ronal Reagen, Bupati Solok sekaligus menyerahkan bantuan  beras secara simbolis kepada nagari Selayo sebanyak 11 ton 450kg yang akan didistribusikan kepada 1.145 KK dengan besaran 10 Kg / KK.

Terkait masalah pandemi Cobid 19, Gusmal mengingatkan warga Selayo agar selalu mematuhi protokol kesehatan selama perpanjangan PSBB sampai tanggal 29 Mei 2020. ” Masyarakat dianjurkan tetap dirumah dan bila ada keperluan yang mendesak untuk keluar rumah, harus memakai masker dan sering mencuci tangan,” papar Gusmal.

Ikut hadir pada kesempatan Ketua TP-PKK Ny.Desnadefi Gusmal, Kepala Kejaksaan Negeri Solok Donny Haryono, Askor Bidang Eksbangkesra Medison, Anggota DPRD Kab Solok, sejumlah Kepala SKPD, Camat Kubung Ricky Carnova, Kabag Humas Syofiar Syam,S,Sos, Wali Nagari Selayo Ronal Reagen, Forkopimcam Kubung dan masyarakat setempat.

Terjadi di Banyak Daerah

Menjawab permintaan bupati Solok atas kekurangan kuota penerima bantuan, Perwakilan Kemensos RI Misran Ghani menjelaskan soal kekurangan dan pergeseran-pergeseran data penerima bantuan diakui ditemukan dibanyak daerah dan tidak hanya di Kabupaten Solok saja. ” Bahkan hampir semua daerah mengalami kekurangan dan pergeseran jumlah data  penerima. Kami akan menyampaikan hal ini ke pusat,   mudah-mudahan  kekurangan ini dapat diberikan ditahap berikutnya,” jawab Misran Ghani.

Disampaikan, bantuan BST dilakukan sebagai upaya pengendalian dampak Sosial ekonomi kepada Masyarakat akibat wabah virus Covid-19. Pemerintah akan menyerahkan bantuan sosial tunai (BST) yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

selayo
Bupati Solok H. Gusmal bersama ketua TP-PKK menghadiri penyerahan bantuan sosial tunai di nagari Selayo

Untuk daerah Kabupaten Solok, kata dia, penyerahan BST secara simbolis dilaksanak secara serentak pada tiga wilayah, yakni wilayah utara dipusatkan di nagari Sulit Air, kecamatan X Koto Diatas dan diserahkan oleh Dandim 0309 Solok bersama Kapoles Solok Kota

Pada Wilayah tengah dipusatkan di nagari Selayo,  kecamatan kubung dan diserahkan oleh Bupati Solok dan Kepala Kejaksaan Negeri Solok

Sedangkan di wilayah Selatan dipusatkan di nagari Alahan Panjang kecamatan Lembah Gumanti, penyerahan dilakukan Kapolres Solok Arosuka bersama Ketua DPRD Kab Solok. ” Untuk Kabupaten Solok,  total bantuan BST adalah sebesar Rp.22.968.000.000 untuk bulan April, Mei, dan Juni. Besaran bantuan yang diberikan adalah Rp. 600.000/perbualan/KK,” sebut Misran Ghani.

Sementara itu, Kejari Solok Donny Haryono, ikut menyampaikan terimakasih atas bantuan  Kemensos RI kepada masyarakat yang terdampak covid-19 di kabupaten solok.

Bantuan ini sekaligus bentuk dari tannggungjawab pemerintah pusat terhadap status PSBB yang diterapkan pemerintah. ” Kita harapkan kekurangan data yang terjadi di Kabupaten Solok, dapat segera ditindaklanjuti, karena ini dapat menimbulkan polemik ditengah masyarakat nantinya,” sebut Kajari Solok

Reporter: Aznul Hakim

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...