Lewat Video Conference, Gusmal Laporkan Penanganan Covid 19 Kepada Gubernur Sumbar

718
Bupati H. Gusmal melaporkan kondisi kabupaten Solok kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melalui video conference dari Gues House Arosuka, Jumat ( 27/3).
Bupati H. Gusmal melaporkan kondisi kabupaten Solok kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melalui video conference dari Gues House Arosuka, Jumat ( 27/3).

ARRUSNews – Semua daerah melakukan gerak cepat dalam penanganan penyebaran virus corona. Bahkan langkah konkrit yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Solok dilaporkan Bupati H. Gusmal kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melalui video conference  dari Gues House Arosuka, Jumat ( 27/3).

Via video conference  itu, Bupati Gusmal menyampaikan langkah nyata yang dilakukan Pemkab Solok dalam mengantisipasi penanganan Corona Virus Disease ( Covid 19).

Pihaknya juga mengambil kebijakan memutus  mata rantai penyebaran covid 19 dengan menerbitkan sejumlah surat edaran penanganan covid19, mengeluarkan himbauan untuk waspada dan mematuhi himbauan pemerintah.

Kemudian menghentikan sementara kegiatan yang mengumpulkan banyak orang/massa, edaran menutup sementara objek wisata, menyerukan agar  menyikapi Covid 19 dengan home schooling sementara waktu, selanjutnya melakukan Work From Home (melakukankan pekerjaan dirumah ), serta himbauan kepada perantau untuk menunda kepulangan.

Dalam video conference  dengan Gubernur Irwan Prayitno tersebut, Bupati Gusmal didampingi  Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, Ketua DPRD Jon Firman Pandu, pejabat Forkompinda, Kepala SKPD terkait dan ketua  PMI Kab. Solok Desnadevi Gusmal

Gerakan lain yang dilakukan Pemkab Solok, menurut Gusmal menggerakkan sadar lingkungan bersih, penyemprotan disinfektan pada lingkungan kantor dan fasum sampai ke tingkat nagari,  melakukan screening pada pintu diperbatasan kab Solok dengan kota kabupaten lainya, serta membentuk gugus penanggulangan covid 19.

Kendati demikian, bupati Solok Gusmal menyampaikam permasalahan yang dihadapi, karena rendahnya tingkat kepedulian masyarakat terhadap bahaya covid19. Faktanya masih ada yang berkumpul di keramaian dan belum mengikuti standar anjuran PHBS seperti cuci tangan.

Dalam video conference dengan Gubernur Irwan Prayitno, Bupati Gusmal didampingi Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, Ketua DPRD Jon Firman Pandu, pejabat Forkompinda, Kepala SKPD terkait dan ketua PMI Kab. Solok Desnadevi Gusmal
Dalam video conference dengan Gubernur Irwan Prayitno, Bupati Gusmal didampingi Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, Ketua DPRD Jon Firman Pandu, pejabat Forkompinda, Kepala SKPD terkait dan ketua PMI Kab. Solok Desnadevi Gusmal

Bupati Solok menyebutkan,  sosialisasi pada level belum sampai. Akibatnya apabila ada indikasi yang dicurigai masyarakat, ambulance nagari langsung membawa pasien kerumah sakit.

“ Seharusnya harus tahapan ke puskesmas terlebih dahulu, karena  petugas kesehatan telah dilengkapi dengan standar penanganan dan SOP penanggulangan covid19,” jelasnya.

Disisi lain, Gusmal juga melaporkan minimnya  Alat Pelindung Diri (APD) standar petugas pada semua level fasilitas kesehatan di kab Solok. Termasuk sulitnya  mendapatkan APD untuk masyarakat, terutama masker.

Terhadap masalah itu, Bupati Solok menyampaikan harapan  agar  himbauan dan peringatan dari pemerintah harus terkoordinir sampai ketingkat pemerintahan paling bawah.

Para  Walinagari juga harus mengetahui keadaan masyarakatnya dan tetap berkoordinasi dengan gugus penanggulangan Covid 19 yang poskonya di Arosuka. Dengan langkah itu, pemerintah nagari lebih aktif berkomunikasi dan berkoordinasi, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.

“ Perlu dilakukan evaluasi dan melaporkan perkembangannya.Untuk itu, dibutuhkan keterbukaan informasi ditengah-tengah masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan,” papar Bupati Gusmal.

Menanggapi penjelasan Bupati Solok, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberi apresiasi  kebijakan dan langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Kab. Solok terkait penanganan dan antisipasi penyebaran virus Corona.

Gubernur Sumbar menilai  langkah yang telah di ambil Kabupaten Solok patut ditiru oleh daerah lain, bahwa pemerintahan paling bawah seperti walinagari harus care dengan masyarakatnya.

Terutama terhadap perantau, mereka yang pulang untuk melaporkan sesegera mungkin ke perangkat nagari. “ Terhadap kekurangan masker, Kabupaten Solok telah memberdayakan penjahit untuk membuat masker, yang nantinya juga akan dibeli pemerintah kab Solok,” ucapnya.

Irwan Prayitno juga berpesan,  agar setiap perbatasan terus dilakukan pengecekan. Dan pemantauan terhadap orang yang masuk melalui wilayah daerah masing masing perlu terus di kontrol.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...