Mendes PDTT: Sektor Ekonomi dan SDM Mesti Tumbuh Baik Melalui Dana Desa

73
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni di dampingi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meninjau perahu nelayan, Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan

ARRUSNews – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mendorong sektor ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) tumbuh baik melalui dana desa (DD).

 

Sejauh ini, kata dia, sudah banyak desa atau nagari yang sukses memanfaatkan dana desa. Hal tersebut tidak hanya dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat, namun juga mengutamakan kualitas SDM yang mumpuni.

“Karena pada prinpsinya, dana desa itu digunakan untuk dua hal, pertama transformasi sumber daya manusia, yang kedua transformasi ekonomi. Jadi, mau dipakai apa saja, kalau bersentuhan langsung dengan dua hal ini, ya boleh saja,” ujar Mendes PDTT menjawab pertanyaan wartawan di Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (24 Juli 2020).

Diketahui, kunjungan Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar bersama rombongan adalah yang pertama kali ke daerah tersebut. Tujuannya, melihat dari dekat kesuksesan pemerintah nagari setempat mengalokasikan dana desa sebagai upaya memberdayakan masyarakat membuat perahu nelayan.

Nelayan
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar didampingi Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni tinjau perahu nelayan di Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan

Ia mengatakan, hingga kini setiap daerah sudah bisa memiliki Badan usaha milik Desa (BumDes) atau Badan usaha milik Nagari (BumNag) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Namun, dalam pengelolaannya tetap mengacu pada aturan dan regulasi yang jelas.

“Sebab, jika dikelola melalui BumDes atau BumNag pertanggungjawaban keuangannya menjadi enak. Apakah nanti mau disewakan atau dipinjamkan terserah. Intinya regulasinya harus jelas. Sehingga tidak ada permasalahan hukum dikemudian hari,” ucapnya.

Pada kesempatan, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengucapkan terimakasih banyak pada Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar beserta rombongan, yang telah hadir langsung ke Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, dalam rangka menyerahkan secara simbolis sebanyak 37 unit perahu nelayan.

“Dulu disini infrastrukturnya sangat jelek, Pak Menteri. Namun, saat kunjungan Presiden Jokowi pada 2015 lalu, beliau kagum melihat keindahan daerah ini. Kata beliau, ini mesti cepat dikembangkan karena pariwisatanya sangat bagus. Saat itu, beliau mengintruksikan Menteri PU-PR agar mempercepat pengerjaan jalan dan ditargetkan rampung pada 2020. Namun, karena desakan berbagai pihak, termasuk saya sendiri, akhirnya pada 2019 pengerjaan jalan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan tuntas,” katanya.

Mendes PDTT
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar didampingi Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni tinjau perahu nelayan di Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan

Ia menyebutkan, Nagari Sungai Pinang, adalah daerah tercepat pariwisatanya maju. Namun, untuk menyokong sarana dan prasarana yang memadai tentu tidak cukup keseluruhannya dianggarkan melalui dana desa, oleh karenanya sangat membutuhkan bantuan dari pusat.

“Tadi masyarakat bilang ke saya, mereka masih membutuhkan bantuan mesin kapal tempel dan alat tangkap jaring apung. Kami berharap, hal ini juga menjadi perhatian, Pak Menteri,” tutur Bupati penuh harap.

Sebelumnya, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, direncanakan berkunjung ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat, Jumat 24 Juli 2020 dan Sabtu 25 Juli 2020.

Setdakab Pessel, Erizon menyebutkan, kunjungan Mendes PDTT merupakan yang pertamakali ke daerah itu, dalam rangka meninjau beberapa lokasi yang sudah tersusun dalam agenda kementerian.

“Selama di Pessel, Menteri bakal ke Sungai Pinang dan meninjau lokasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Silaut, serta beberapa agenda penting lainnya,” ujarnya.

Pesisir Selatan
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar didampingi Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni di Kecamatan Koto XI Tarusan

Diketahui, KTM merupakan kawasan transmigrasi yang dirancang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, yang sebelumnya dibangun pemerintah pusat dengan APBN secara bertahap untuk pengembangan SDM di Silaut.

“Tujuan menteri melakukan peninjauan itu adalah melihat sarana dan prasarana KTM yang telah dibangun di kawasan transmigrasi Silaut, sekaligus temu ramah dengan masyarakat setempat,” ucapnya.

Sebelum meninjau lokasi KTM Silaut, Menteri bakal menyerahkan bantuan secara simbolis sebanyak 37 unit kapal nelayan yang dibangun dengan menggunakan dana desa oleh pemerintah Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan.

“Kami juga berharap kunjungan Menteri Desa dan PDTT ini dapat memberi angin segar bagi Pesisir Selatan kedepannya. Sehingga penambahan program-program dari pusat terus berkelanjutan di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona ini,” tuturnya.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...