Miliki Prosfek Besar, Pembangunan KTM Silaut Pesisir Selatan Bakal Dilanjutkan 2021

57
Silaut
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar bersama Bupati Hendrajoni di sela-sela kunjungannya ke Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kecamatan Silaut.

ARRUSNews – Pembangunan berbagai sarana dan prasarana Kota Terpadu Mandiri (KTM) Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat bakal dilanjutkan tahun depan.

 

Rencana kelanjutan pembangunan itu disampaikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, Abdul Halim Iskandar menjawab pertanyaan wartawan selepas mengunjungi KTM Silaut, Sabtu (25 juli 2020)

” Tim mencatat ada beberapa titik pembangunan sarana prasarana KTM akan dibenahi dan dilanjutkan tahun 2021,” kata Abdul Halim Iskandar.

Dikatakan, salah satu tujuan kunjungan kerjanya ke Pessel, adalah untuk meninjau kondisi riil pembangunan KTM, agar pihaknya mendapat data yang valid sebagai bahan pengambilan kebijakan berikutnya.

“Hasil kunjungan ini akan disampaikan dan dibahas bersama presiden. Mudah-mudahan nanti segera dilanjutkan” katanya.

Sebelumnya, Sulasdi, tokoh masyarakat setempat yang juga merupakan Kepala Madrasah Islamiyah Swasta (MIS) Istiqamah Yayasan Pendidikan Islam Silaut (YPIS) mengharapkan KTM Silaut dilanjutkan.

Alasannya, kawasan KTM dengan luas 16 hektare yang diresmikan pada 5 September 2013 lalu dengan anggaran mencapai Rp 54 miliar, bertujuan agar peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat bagian selatan daerah itu, benar-benar terwujud.

“Kami mewakili masyarakat Silaut mengarahapkan keberadaan Kota Terpadu Mandiri, benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Terhadap itu, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengharapkan dengan kunjungan Menteri Desa PDTT ke Kecamatan Silaut akan memberikan dampak besar terhadap kelanjutan pembangunan KTM yang sempat mangkrak sejak beberapa tahun terakhir.

“Tadi pak menteri berjanji akan menyesaikan beberapa sarana yang dibutuhkan di KTM tersebut pada tahun 2021. Untuk itu saya akan membuat proposal,” katanya.

Sejauh ini, diakui Bupati Pesisir Selatan masih banyak kekurangan prasarana dan sarana di KTM.

Karena itu perlu dilakukan kelanjutan pembangunan sejumlah kekurangan itu, agar uang negara yang sudah begitu besar digunakan untuk pembangunan KTM tidak menjadi sia-sia.

“ KTM ini dibangun memang bertujuan sebagai pusat bisnis di daerah bagian selatan kabupaten ini,” ujarnya.

Dikui pula, keberadaan kawasan KTM di Kecamatan Silaut telah mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Silaut sendiri merupakan kawasan transmigrasi yang dibuka oleh pemerintah pada tahun 1986.

“Karena kawasan ini memiliki prospek yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi sebuah kota terpadu, oleh Presiden SBY ketika itu menempatkan pembangunan KTM saat melakukan kunjungan pada tahun 2007 lalu,” paparnya.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...