Objek Ekowisata Kapalo Banda Koto Kandis Menakjubkan, Bupati Pessel Apresiasi Pengelola

120
Ekowisata
Objek ekowisata Kapalo Banda di Kampung Koto Kandis, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang, yang dikelola secara swadaya oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat

ARRUSNews -Gagasan yang cerdas yang dilakukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) mengelola aliran sungai sebagai objek ekowisata Kapalo Banda, mendapat apresiasi dari Bupati Pesisir Selatan.

 

Pengembangan ekowisata itu sejalan dengan semangat  Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang terus gencar melaksanakan sejumlah pembangunan infrastruktur di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.

Hasilnya, sejumlah kawasan wisata berbasis lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial, budaya, ekonomi masyarakat lokal, serta aspek pembelajaran, dan pendidikan, tak luput dari perhatian Bupati Hendrajoni.

Menyemangati kreativitas masyarakat tersebut, Bupati Hendrajoni bersama rombongan berkunjung ke Kampung Koto Kandis, Kecamatan Lengayang, untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Nagari Kambang Timur dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kapalo Banda, Pada Jum’at (28 Agustus 2020).

Pada kesempatan, Bupati Hendrajoni memberikan apresiasi dan terimakasih pada masyarakat setempat, khususnya kelompok sadar wisata yang telah berupaya keras untuk menjadikan daerah tersebut sebagai kawasan ekowisata Kapalo Banda.

“Saya sangat apresiasi. Sebab, ini merupakan gagasan yang cerdas. Jika lokasi ini terus dikembangkan maka orang banyak berkunjung kesini dan ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ujarnya saat memberikan kata sambutan di Kampung Koto Kandis.

Menurutnya, pihak nagari bersama masyarakat kelompok sadar wisata mesti bersinergi agar kampung halaman terus tacelak sehingga mampu mendatangkan pendapatan dari luar.

“Saya dengar orang sudah banyak berkunjung kesini. Artinya tempat ini sudah maju. Hanya tergantung pada kita saja mau dibawa kemana arahnya,” tuturnya.

Ekowisata
Lokasi ekowisata Kapalo Banda, di Kampung Koto Kandis, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang, yang dikelola oleh Pokdarwis setempat

Sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah setempat, ia meminta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga agar membuat desain agar ekowisata Kapalo Banda lebih terarah. Sementara itu, Dinas PU-PR dan Dinas Perhubungan diminta pula untuk mendukung segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti jalan dan penerangan.

“Tolong Pak Kadis Pariwisata nanti dibuatkan gambarnya yang bagus, supaya anak kemenakan kita senang bermain disini,” ucapnya.

Bupati juga menjelaskan soal pembangunan yang telah dilakukan. Hingga kini, kata dia,  sekitar Rp 4 triliun anggaran pusat sudah digelontorkan ke Kabupaten Pesisir Selatan untuk mendukung segala pembangunan sarana dan prasarana di daerah itu.

“Jadi, apa saja bentuk pembangunannya, jika itu menguntungkan bagi masyarakat, maka akan kita realisasikan. Sebab, dari Siguntur hingga Lunang Silaut kita semua bersaudara,” katanya lagi.

Sementara itu, perwakilan ketua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Koto Kandis, Yomendri, dalam laporannya menyampaikan, kawasan ekowisata Kapalo Banda hingga kini terus dikembangkan sebagai aset nagari setempat. Hal tersebut, kata dia, sudah mendapat dukungan penuh dari nagari termasuk pegiat wisata setempat.

“Untuk kemajuan nagari dan keindahan tempat wisata, saat ini sudah ada ikan larangan, pohon pelindung. Sementara untuk memanjakan pengunjung kami juga menyediakan paket wisata seperti arung jeram, motor trabas, sepeda gunung, bola air, dan lokasi swafoto. Namun, semua ini tidak berarti tanpa dukungan pemerintah dan pejabat terkait lainnya,” ujarnya.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...