Pasar Payakumbuh Terancam Ditutup Kembali, Riza Falepi: Tidak Pakai Masker, Larang Pengunjung Masuk Pasar

454
pasar
Pusat Pasar Payakumbuh (Istimewa)

ARRUSNews – Melihat gejala masih ramainya kerumunan pengunjung di pasar bertingkat, di mini market, di toko swalayan dan di pusat perbelanjaan barang kebutuhan sehari-hari di Pasar Ibuah, Pemerintah Kota Payakumbuh berencana akan  menutup kembali Pusat perbelanjaan (Pasar) di Kota tersebut.

Untuk penertiban itu, Walikota Payakumbuh meminta Dinas Koperasi Dan UKM bersama tim Gugus Tugas setempat  supaya memerintahkan semua pengunjung pasar dan pedagang, agar tetap disiplin memakai masker dan menghindari kerumunan.

” Usir dan larang warga masuk pasar, jika tidak pakai masker,” tegasnya Walikota Payakumbuh Riza Falepi selaku ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Payakumbuh, kepada sejumlah awak media di balaikota setempat, Selasa (19/5).

Riza mengaku, cukup prihatin dengan kerumunan disetiap pusat perniagaan serta di ministore, terutama di toko-toko pakaian di Jalan Sukarno-Hatta. Banyak pedagang dan pembeli mengabaikan protokol kesehatan. Banyak  tidak memakai masker, Ketentuan social dan physical distancing, kelihatan tidak jalan sama sekali.

Tersebab longgarnya penerapan PSBB itu,  Riza Falepi \ mengkhawatirkan penyebaran virus corona bakal tak terbendung. Pihaknya bahkan berkeyakinan, kasus positif Covid-19 di kota Payakumbuh bakal meningkat.

“ Apalagi antusias warga berbelanja sepekan jelang Idul Fitri 1441 H, bakal meningkat dan sulit menertibkannya,” bebernya.

Karena alasan itu,  Wali Kota mengimbau warga yang ke pasar, terutama yang datang dari daerah tetangga, agar bersama-sama memelihara dan meningkatkan disiplin, melaksanakan protokol kesehatan tersebut.

Menurutnya, jika kasus Covid-19 naik tajam, ancaman kematian di depan mata, karena terbatasnya tenaga kesehatan dan APD. Lantaran itu dirinya mengajak semua elemen masyarakat, bersama-sama mengurangi aktifitas keluar rumah.

Terpisah, Kadis Koperasi UMKM Payakumbuh ketika dikonfirmasi, membenarkan rencana penutupan pasar tersebut.

Pihaknya mengaku sudah mendapat perintah dari Wako Payakumbuh untuk menutup pasar. “ Mulai 23 Mei, pukul 22.00 Wib sampai tanggal 29 Mei 2020, pasar kita tutup. Surat edarannya sudah ditandatangani Walikota,” sebut Dahler yang juga Ketua Pemuda Pancasila Payakumbuh ini.

Disampaikan Dahler, seluruh petugas trantib pasar, gugus tugas, serta Satpol PP dikerahkan menertibkan pengunjung pasar. Mereka yang tidak pakai masker dilarang masuk pasar, karena penerapan PSBB diperketat.

Reporter: Diko Rahmat

Facebook Comments

loading...