Pasien Pertama Positif Covid-19 Muncul di Limapuluh Kota

313
Tim
tim gugus tugas percepatan pencegahan covid-19 Limapuluh Kota ketika melakukan konferensi pers kepada awak media melalui aplikasi Zoom, Sabtu (9/5).

ARRUSNews – Pertahanan Kabupaten Limapuluh Kota akhirnya jebol. Kasus pertama positif covid-19 berdasarkan hasil tes Swab  yang dikeluarkan oleh Laboratorium Universitas Andalas, terjadi di nagari Manggilang, kecamatan Pangkalan Kotobaru.

“ Dari 45 sampel yang dikirimkan kepada Universitas Andalas beberapa waktu lalu,  hasinya terkonfirmasi  satu orang positif covid-19. Selebihnya negatif” ujar tim gugus tugas percepatan pencegahan covid-19 Limapuluh Kota ketika melakukan konferensi pers kepada awak media melalui aplikasi Zoom, Sabtu (9/5).

Dalam penjelasannya, Ketua gugus tugas Limapuluh Kota Irfendi Arbi  diwakili Kepala Dinas Kesehatan dr.Tien Septino menjelaskan, pasien positif tersebut berinisial Y (59 tahun), warga Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Disebutkan,  kasus positif pertama di Kabupaten Limapuluh Kota merupakan transmisi lokal dari kasus yang ada di Kota Payakumbuh, karena yang bersangkutan bekerja di Kota Payakumbuh.

“Kasus ini merupakan transmisi dari Kota Payakumbuh, sebab warga Manggilang ini bekerja disalah satu toko di Payakumbuh yang pemilik toko tersebut sebelumnya juga dikonfirmasi positif corana,” papar Kepala Dinas Kesehatan LImapuluh Kota didampingi  Kepala Dinas Kominfo, Ferry Copa dan Kalaksa BPBD Joni Amir.

Dipastikan, saat ini Y melakukan isolasi di Nagari Manggilang dan secepatnya akan dirujuk ke pusat karantina di Padang setelah pihak GugusTugas Pencegahan Covid 19 Limapuluh Kota melakukan pengecekan kesehatan kepada yang bersangkutan.

dr.Tien Septino  menjelaskan,  saat ini Pemkab Limapuluh Kota melalui Dinas Kesehatan  telah mengirimkan total sebanyak 75 sampel ke Laboratorium Unand guna untuk dilakukan pengecekan. “Saat ini 43 sampel telah kita dapatkan hasilnya dan kita juga telah mengirimkan 32 sampel lagi kemaren dan masih menunggu hasil,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir  menyampaikan, tim gugus tugas Limapuluh Kota terus bergerak untuk melakukan tracking terhadap pasien positif pertama tersebut. Seluruh jajaran gugus tugas mulai dari Nagari, Kecamatan dan Kabupaten akan melakukan tracking cepat guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini.

” Kita menghimbau kepada masyarakat yang merasa telah melakukan kontak dengan Y, untuk segera melaporkan diri dan melakukan isolasi,” tegasnya.

Terkait dengan pelaksanaan PSBB di Limapuluh Kota, Kalaksa BPBD Limapuluh Kota mengungkapkan, telah terjadi pengurangan intensitas keluar masuk orang di Limapuluh Kota.

“Saat ini kita juga telah melaksanakan perpanjangan PSBB di Limapuluh Kota sesuai dengan instruksi Gubernur. Dari laporan,  kegiatan keluar masuk orang di Limapuluh Kota telah terjadi penurunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum di berlalukannya PSBB di Sumatera Barat, Ia dengan jajarannya telah melakukan berbagai rancangan kkegiatan dan program untuk mengantisipasi Covid-19 ini, salah satunya dengan giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan nagari terkait covid-19 dan serta melakukan pemantauan ODP di tingkat Kecamatan dan Nagari.

“Untuk menutus rantai penyebaran covid- 19, selama PSBB  kami menghimbau masyarakat untuk tetap dirumah dan memakain masker saat keluar rumah serta tetap tenang, jangan mudah panik. Semoga wabah ini segera berlalu di daerah kita dan negara kita,” pungkasnya.

Disisi lain,  Kepala Dinas Kominfo Limapuluh Kota, Ferry Copa menghimbau kepada awak media untuk saling berkoordinasi dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat terkait covid-19 ini.

“Kita meminta kepada kawan-kawan wartawan untuk terus berkoordinasi dalam menyajikan informasi kepada masyarakat dan terus melakukan konfirmasi kepada pihak yang berkompeten terkait covid-19 ini, sehingga berita yang beredar tidak simpang siur ditengah masyarakat,” pintanya.

Reporter: Diko Rahmad

Facebook Comments

loading...