Pasien Positif Covid 19 Sembuh, Kota Solok Kembali Bebas Corona

116
sepi
Kawasan jantung kota Solok di depan pasar raya Solok terlihat sepi karena penutupan pasar guna sterilisasi dan pemutusan penyebaran Covid-19 di kota itu

ARRUSNews – Khabar gembira bagi warga Kota Solok pasca keluarnya hasil tes Swab ke dua terhadap pasien 01 terkonfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan negatif. Dengan kepastian sembuhnya pasien positif 01 ini, Kota Solok praktis kembali bebas dari Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok sekaligus Juru bicara Gugus Tugas Covid 19, dr. Hj. Ambun Kadri, Mkm dalam keterangan Pers nya, Kamis (4/6/20) sore menyebutkan, pasien positif 01 inisial Mr. X (25), warga Nan Balimo Kec. Tanjung Harapan, Kota Solok telah dinyatakan “sembuh” dan  telah sampai kembali  berkumpul dengan keluarganya.

Ambun Kadri  berharap, kasus  positif 01 atas nama Mr.X ini cukuplah menjadi satu-satunya kasus positif di Kota Solok. Sehingga kedepan, semua warga bisa beraktivitas kembali dalam tatanan New Normal  yang produktif dan aman dari Covid 19. Kuncinya, tentu bergantung pada kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

“  Tim Gugus Tugas telah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan kewajibannya. Hasilnya sampai dengan hari ini, Kamis (5/6), sesuai dengan update data resmi terdapat 166 orang PTT, ODP 2 orang, PDP 0, OTG 0  orang.

Terkait pasien positif Mr.X, Ambun Kadri kemudian memaparkan riwayat kesehatan yang bersangkutan, berawal  pada tanggal 14 Mei 2020, Tim Gugus Tugas melalukan tes Swab secara acak sesuai dengan permintaan dari Gubernur Sumatra Barat dengan pengambilan  sampel sebanyak 50 orang dari berbagai kalangan.

Pada saat pelaksanaan tes swab,  yang bersangkutan (Mr.X) mendatangi posko PSC dengan niat memeriksakan diri karena khawatir terjangkit Covid-19, karena pekerjaan yang bersangkutan sebagai distributor keliling (salesman) yang mengharuskan Mr.X berkeliling mengantarkan dagangannya ke berbagai agen/toko di beberapa wilayah Kab dan Kota lain di Sumatera Barat.

Tersebab pekerjaan Mr. X  berisiko tinggi tertular Covid-19,  petugas kemudian menyarankan untuk dilaksanakan tes Swab dan Mr. X setuju.

“ Hasil Swab dikirim ke Provinsi untuk diperiksa di Laboratorium Unand. Pada Senin tanggal 18 Mei 2020, hasil pemeriksaan Swab Mr.X  keluar dan yang bersangkutan dinyatakan Positif Covid-19, sehingga menjadi Pasien 01 Kota Solok,” papar Ambun Kadri.

Begitu diketahui Positif, Mr.X kemudian di isolasi sehari di Posko Covid-19 di Banda Panduang, kemudian di pindahkan ke BPP Padang sejak tanggal 20 Mei 2020 mengingat di Kota Solok belum ada tersedia tempat Isolasi bagi pasien Konfirmasi Positif Covid 19.

Tanggal 26 Mei 2020, dilakukan PCR Swab test pertama setelah menjalani diisolasi, dan tanggal 27 Mei hasilnya dinyatakan negatif. Selanjutknya Swab kedua dilakukan pada tanggal 2 Juni 2020, dan  tanggal 4 Juni hasilnya dinyatakan Negatif.

“Setelah 2 kali hasil test swab dinyatakan negative artinya Mr.X sudah sembuh dari Covid 19 dan diperbolehkan kembali pulang kerumahnya,” sebut Jubir Covid 19 Kota Solok itu.

Terkait dengan kasus positif Covid-19 ini, juga dilakukan tracking  terhadap kontak erat dengan Mr.X dan di tempat kerjanya. Tes swab juga telah dilakukan pada OTG (orang Tanpa Gejala) dengan jumlah sebanyak 62 orang, yang terdiri dari kontak erat dengan Mr.X (anggota keluarga), teman ditempat kerja, dan beberapa orang yang kontak dengan Mr.X dalam aktivitas sehari-hari.

“ Tes swab tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 mei  2020 dan pada tanggal 27 Mei 2020, semua hasil tes swab tersebut negatif Covid 19,”tambah Ambun.

Reporter: Aznul Hakim 

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...