Pemberlakukan PSBB, Ini Instruksi Bupati Solok

646
Gusmal
H. Gusmal

ARRUSNews Bupati Solok Gusmal mengeluarkan instruksi nomor : 360/07IKBP-2020 tentang pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah itu.

Instruksi yang ditujukan kepada kepada  Kepala SKPD, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Camat dan Wali Nagari tersebut,  untuk memastikan pelaksanaan PSBB dalam bentuk pembatasan aktivitas di luar rumah oleh setiap orang dilakukan dengan penuh kesadaran dan disiplin di wilayah Kecamatan danNagari masing-masing.

“ Instruksi ini sekaligus menindak lanjuti Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES /260/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Provinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Instruksi Gubernur Sumatera Barat Nomor 360/051/COVID-19-SBR/IV-2020 tentang  PSBB di Wilayah Provinsi Sumatera Barat,” sebut Gusmal.

Sekurangnya ada 10 item yang diinstruksikan Bupati Solok dalam masa berlaku PSBB dimaksud.

Kemudian menghentikan sementara aktivitas setiap orang di luar rumah, meliputi pelaksanaan pembelajaran di sekolah dan/atau pendidikan lainnya,  aktivitas bekerja di tempat kerja, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, kegiatan di tempat atau fasilitas umum, kegiatan sosial dan budaya, pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi.

Selanjutnya, mengkoordinasikan, mengarahkan sumber daya dan mengkoordinasikan, mengerahkan operasional pelaksanaan PSBB dengan instansi terkait.

Lantas memberlakukan wajib menggunakan masker diluar rumah serta dipasar dan transaksi belanja tidak usah berlama-lama. Meniadakan Kegiatan balimau pada tempat wisata atau fasilitas umum lainnya.

Kemudian meniadakan penyelenggaraan Shalat Jum’at di Masjid-masjid dan diganti dengan Shalat Dzuhur di rumah masing-masing serta meniadakan Shalat Fardhu berjamaah di masjid/mushalla/surau. Tidak melaksanakan Shalat Tarwih di Masjid/Mushalla /Surau secara berjamaah namun mengganti pelaksanaannya bersama keluarga dirumah

Termasuk  pelaksanaan Shalat Idul Fitri ditiadakan dan tidak melakukan tradisi Open House serta menunda kunjungan silaturrahmi

Instruksi juga menetukan  pengaturan oleh Pengurus Pasar dan Wali Nagari agar pasar dibuka dari jam 06.00 sampai 14.00 WIB dengan pembatasan hanya berjualan bahan pokok saja.

“ Kepada pengurus pasar dan Wali Nagari agar menyediakan sarana dan prasarana untuk cuci tangan dengan air yang mengalir serta sabun pembersih, ” papar Bupati Solok.

Terhadap  penertiban atas pelanggaran pemberlakuan PSBB di daerah masing-masing, ulas Gusmal, agar dikoordinasikan dengan instansi vertikal lainnya di wilayah kerja masing-masing

Reporter: Aznul Hakim

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...