Penanganan Virus Corona, Pemkab Pessel Jadikan Wisma Atlet Ruang Isolasi

141
Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, Rinaldi
Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, Rinaldi

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel)  sangat serius melakukan penanganan penyebaran virus Corona. Bagi masyarakat yang terjangkit virus ini, Pemerintah setempat telah menyiapkan wisma atlet GOR Ilyas Yakub, Rawang Painan, Kecamatan IV Jurai, sebagai ruang isolasi.

” Bahkan mulai besok, Jumat (27/4/2020),  ASN (Aparatur Sipil Negara) yang sedang hamil atau menderita sakit menahun,  diminta untuk bekerja dari rumah saja. Ini sesuai instruksi Bupati Hendrajoni,” terang Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rinaldi, , Kamis (26/3) di Painan.

Disampaikan, sebagai bentuk kesungguhan,  Pemkab Pesisir Selatan juga mengambil kebijakan mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp2,6 miliar di daerah itu.  Anggaran tersebut bakal dimanfaatkan pemerintah Pesisir Selatan untuk pembelian sejumlah alat kesehatan dan operasional sejumlah petugas yang berjaga di posko.

Rinaldi menyebutkan, anggaran untuk penanganan Covid 19 bersumber dari dana aloaksi umum (DAU), dana insentif daerah (DID) dan dana alokasi khusus (DAK) non fisik.

“Upaya ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam pencegahan wabah virus corona di Kabupaten Pesisir Selatan,” ujarnya.

Update ODP

Disisi lain, Rinaldi menyampaikan update data penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan, hingga pukul 15.00 WIB, Kamis 26 Maret 2020.

Disebutkan, Orang dengan status notifikasi sebanyak 171 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 13  orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang.

Sebelumnya, upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mencegah penyebaran virus corona di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu, dilakukan dengan cara membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19. Sejumlah petugas sejak kemarin terpantau sudah berjaga di posko masing-masing.

“Posko dibangun sebanyak tiga unit. Posko pertama di Siguntur yang merupakan perbatasan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Kota Padang, posko kedua di Tapan, perbatasan dengan Jambi, dan posko ketiga di Silaut, perbatasan dengan Bengkulu,” ujar Kasat Pol PP dan Damkar Pessel, Dailipal pada wartawan di Painan.

Di posko tersebut, ulasnya, sudah disiagakan sejumlah personil dari instansi terkait, yakni Dinas Kesehatan, BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Polisi, TNI dan pihak terkait lainnya.

“Personil yang standby di posko bakal ditugaskan memeriksa kesehatan orang-orang yang masuk ke Pessel dengan cara mengecek suhu tubuh dan serangkaian pemeriksaan lainnya. Tujuannya untuk memastikan tidak ada pengunjung atau warga lokal yang terpapar virus corona,” kata Rinaldi.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...