Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Kab Solok di RSUD Arosuka

Vaksinasi
Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Solok ditandai dengan menyuntikkan vaksin kepada Kapolres Arosuka dan sejumlah pejabat di daerah itu, Senin (1 Februari 2020)

ARRUSNews – Pencanangan vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Solok ditandai dengan injeksi vaksin terhadap  18 tokoh yang mewakili kalangan birokrasi , TNI, Polri, Badan Legisflatif, BPJS, Organisasi profesi serta tenaga kesehatan,  Senin (1 Februari 2021).

 

Bertempat di RSUD Arosuka, bupati Solok diwakili Sekda Aswirman bersama Kapolres Solok Arosuka AKBP Azhar Nugroho menjadi orang pertama mendapatkan vaksin Covid 19, yang kemudian diikuti Wakapolres Solok Kota Kompol Efa Darma, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0309 Solok Kapten Arh Baskir, Kadis Kesehatan Maryetti Marwezi, Kadis Pariwisata Nasripul serta pejabat lainnya.

Menyambut pencanangan vaksin tersebut, Sekda Aswirman dalam kapasitasnya sebagai Bupati Solok mengatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Solok sebanyak 753 orang, dengan angka kesembuhan mencapai 690 kasus  (91 %), meninggal 18 (2,3%), angka positif rate kita 753:8706 sampel atau sekitar 8,65%.

“Angka kesembuhan mencapai 91% namun pada angka positif rate 8,65% lebih tinggi dari standar badan kesehatan dunia / WHO yaitu 5%,” jelas Aswirman.

Covid 19
Selepas mengikuti vaksinasi Covid 19, Kapolres Solok AKBP Azhar Nugrihi menerima sertifikat dari dinas Kesehatan sebagai tanda telah mengikuti vaksin

Dikatakan Aswirman, Vaksinasi Covid-19 perdana, dimulai sejak 23 Januari .Vaksin pertama diberikan kepada Presiden RI Joko Widodo diikuti pejabat negara lainnya.

“Vaksinasi dilaksanakan setelah mendapatkan izin pengunaan darurat atau emergency dan MUI sudah menerbitkan fatwa halal untuk vaksin covid 19,” tambah Aswirman.

Di Kabupaten Solok, jelas Aswirman, pemberian vaksin akan diawali oleh 18 tokoh yang mewakili kalangan birokrasi , TNI, POLRI, Badan Legisflatif, BPJS, Organisasi profesi serta tenaga kesehatan.

“Pemberian vaksin merupakan upaya memutus rantai penyebaran dan penguatan seluruh masyarakat dengan memperkuat ketahanan tubuh untuk melawan virus,” jelas Aswirman.

Pemerintah melalui Dinas Kesehatan, jelas Aswirman, akan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa vaksinasi covid-19 merupakan salah satu alat untuk memutus mata rantai penyebaran  dan diharapakan menjadi gerakan seluruh masyaralat.

“Setelah divaksinasi tetap menjalankan gerakan 5M yakni Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memjaga jarak menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” jelas Aswirman.

Reporter: Aznul Hakim

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

Artikel sebelumyaAnggota DPRD Leo Murphy Hadiri Musrenbang Kelurahan Aro IV Korong Kota Solok
Artikel berikutnyaMasih Bertambah, Total Kasus Konfirmasi Covid-19 Kab Solok Sudah 775 orang