Penen Padi M70D, Menjadikan Dharmasraya Surplus Beras

192
Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan ikut panen padi M70D
Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan ikut panen padi M70D

ARRUSNews – Gebrakan nyata Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya dalam mengembangkan bibit padi M70D menjadi fenomena besar. Melalui budidaya bibit padi  Moeldoko tersebut, telah mengantarkan daerah mekar itu menjadi surplus beras.

Pernyataan itu disampaikan  Kadis Pertanian Darisman ketika ditemui di kantor bupati setempat, Selasa (7/4/20).

Menurutnya, sesuai dengan data diambil penyuluh, serta petugas lapangan saat melakukan pendataan, pada bulan April ini, Dharmasraya memiliki lahan sawah produksi sekira  8.000 hektare.

“Dengan lahan 8.000 hektare, akan mampu memproduksi gabah sebanyak 40 ribu ton. Tentu, dengan hasil panen tersebut, dapat dipastikan Dharmasraya masih surplus beras. Sehingga kita dikatakan aman dalam menghadapi pandemi Covid-19,” sebut Darisman.

Ia menambahkan, demi meningkatkan produksi gabah, Dinas Pertanian juga terus melakukan inovasi dalam penggunaan bibit unggul oleh petani. Selain mengembangkan bibit padi  M70D, juga akan mendatangkan bibit unggul lainnya seperti, bibit padi M400, dan bibit padi Inpari 32. Semuanya bibit tersebut juga merupakan bibit dari Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

“Adapun beras dari padi M70D hasil nasinya pulen sedang. Untuk beras dari padi M400, menghasilkan nasi pulen total, sementara hasil padi Inpari 32, menghasilkan nasi non pulen,” terang Darisman.

Hamparan sawah Keltan Handayani 2, memproduksi padi M70D
Hamparan sawah Keltan Handayani 2, memproduksi padi M70D

Untuk lebih meningkatnya hasil gabah petani, Dinas Pertanian juga menerjunkan 63 orang penyuluh pertanian, 42 orang penyuluh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 21 orang penyuluh tenaga harian lepas (THL).

Seluruh penyuluh sangat profesional, dan mereka juga difasilitasi dengan kendaraan roda dua. Bahkan saat ini, kita membagikan pembaruan kendaraan dinas kepada penyuluh sebanyak 14 unit. Tahun sebelumnya sebanyak 8 unit. Tentunya hal ini bertujuan agar petugas tidak memiliki kendala saat terjun kelapangan.

Kedepan, Pemkab Dharmasraya akan mengembangkan bibit padi M70D untuk semua petani. Bagi petani yang ingin mendapatkan bibit tersebut, silahkan membeli ke Kelompok tani (Keltan) Handayani 2, Jorong Piruko, Kenagarian Sitiung.

“ Sedangkan bibit padi M400, dan Inpari 32, akan segera dikirim oleh Ketua Umum HKTI Pusat Moeldoko untuk dapat dikembangkan di wilayah Dharmasraya,” pungkasnya.

Reporter: S Hanif.

Facebook Comments

loading...