Pengedar Narkoba dan Barang Bukti 15 Paket Shabu Ditangkap Polisi

pengedar
Tersangka pengedar narkoba jenis shabu bersama barang bukti ditangkap Tim Opsnal Polsek Tapung Hulu di wilayah Desa Talang Danto, Rabu (01/09/2021).

ARRUSNews – Seorang tersangka pengedar narkoba jenis shabu bersama barang bukti ditangkap Tim Opsnal Polsek Tapung Hulu di wilayah Desa Talang Danto, Kabupaten Kampar,  Rabu (01/09/2021).

Pelaku yang diduga sebagai pemakai dan pengedar narkoba yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah SU alias AN (41) warga Desa Talang Danto Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar.

Dari tangan terduga pengedar, ditemukan barang bukti 15 paket kecil narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, sebuah tas sandang, 1 set bong sebagai alat hisap shabu dan sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Rabu (01/09/2021) sekira pukul 11.00 Wib, tatkala anggota Unit Reskrim Polsek Tapung Hulu tengah melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba di wilayah Desa Talang Danto, Tapung Hulu.

Dari hasil penyelidikan, Tim mengamankan seorang pria inisial SU yang dicurigai sebagai pengedar narkotika. Selanjutnya, didampingi aparat desa setempat, dilakukan penggeledahan badan dan rumah tersangka.

Hasil penggeledahan ini ditemukan 15 paket kecil narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening dalam tas sandang yang digantung pada dinding rumah tersangka.

Polisi juga menggeledah rumah kosong yang berada tepat didepan rumah pelaku, kembali ditemukan 1 set bong yang digunakan oleh tersangka sebagai alat hisap shabu.

Saat diinterogasi petugas, SU mengakui bahwa narkotika yang ditemukan tersebut adalah miliknya yang didapat dari temannya IS, yang kemudian ditetapkan sebagai DPO.

Kapolres Kampar melalui Kapolsek Tapung Hulu Iptu Era Maifo SH yang dimintai keterangannya, membenarkan penangkapan pelaku narkoba ini. Dijelaskan, dari pengecekan urine tersangka, hasilnya positif Methamphetamine.

Tersangka bersama barang bukti telah diamankan di sel tahanan Polsek Tapung Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

” Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 114 (1) junto pasal 112 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, ” jelas Iptu Era Maifo.

Reporter: Dino Aritaba

Facebook Comments

Artikel sebelumyaDPRD Kota Solok Sambut Baik Seminar Evaluasi Perda Etika Pemerintahan Daerah
Artikel berikutnyaBerasal Dari 3 Kasus, Barang Bukti Narkotika Jenis Shabu Seberat 96,21 Gram Dimusnahkan Polres Kampar