Pengedar Narkoba Ditangkap Petugas Polres Solok di Nagari Lolo

Narkoba
Barang bukti yang diamankan petugas dari pelaku diduga pengedar narkoba di nagari Lolo Kecamatan pantai Cermin Kabupaten Solok . ist

ARRUSNews –  Diduga kerap melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba, Ade (40), warga Kelurahan Alai Parak Kopi Kecamatan Padang Utara Kota Padang, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Solok

 

Penangkapan terhadap tersangka yang ditengarai pengedar Narkoba itu, dilakukan petugas di Aia Daliak, Nagari Lolo Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Minggu (21 Maret 2021).

Informasi yang didapat dari Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui Kasat Resnarkoba Iptu Amin Nurasyid di Arosuka, Selasa (22 Maret 2021) mengungkapkan, pelaku ditangkap sekitar pukul 12.00 WIB, berawal dari  informasi masyarakat tentang seorang laki-laki yang kerap melakukan transaksi Narkoba di daerah itu.

Begitu mendapat informasi serta ciri ciri dan identitas pelaku, petugas melakukan penyelidikan di sekitar daerah Aie Daliak Nagari Lolo. Dari hasil penyelidikan itu, petugas mendapatkan informasi pelaku sedang berada di dalam rumahnya yang ada di daerah tersebut.

Tak lama berselang, setelah memastikan keberadaan pelaku, petugas pun lansung masuk ke dalam rumah tersebut dan melakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian pelaku dan rumah pelaku. Dari hasil penggeledahan tersebut,  ditemukan 8 (Delapan)  buah paket kecil diduga narkotika jenis sabu, yang di bungkus plastik klem warna bening dan  1 ( satu) buah toples berisi ganja kering.

Pelaku
Pelaku diduga pengedar narkoba yang kerap beroperasi di nagari Lolo Kecamatan pantai Cermin Kabupaten Solok bersama barang bukti. ist

Petugas kemudian juga menyita 1 ( satu) buah handphone android merk Samsung warna hitam, 1 ( satu) buah unit android merk Samsung warna hitam, 1 (satu)  pak plastik kelm warna bening,

“Saat diintrogasi oleh petugas,  pelaku mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya, kemudian pelaku dan seluruh barang bukti disita dan dibawa ke Mapolres Solok untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Amin Nurasyid.

Melihat barang bukti yang ditemukan, pelaku diduga merupakan pengedar narkoba yang kerap meresahkan di daerah itu. Terhadap pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara, dan setinggi-tingginya selama 20 tahun.

Reporter: Ismardi

Facebook Comments