Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Bupati Eka Putra: Pariwisata Menjadi Salah Satu Program Unggulan Tanah Datar

masyarakat
Masyarakat penggiat pariwisata mengikuti Pelatihan Pengembangan Desa Wisata, Kamis (26/8/2021)

ARRUSNews – Upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, terus dilakukan Kabupaten Tanah Datar. Sektor pariwisata adalah salah satu program unggulan yang harus diperhatikan.

Demikian poimt penting  disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra ketika membuka  Pelatihan Pengembangan Desa Wisata dihadapan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Abdul Hakim, Kepala Dinas PMDPPKB Nofenril, narasumber dan masyarakat penggiat Pariwisata Tanah Datar, Kamis (26/8/2021) di Emersia Hotel, Batusangkar.

Ditegaskan Bupati Eka Putra, Pariwisata salah satu program unggulan Tanah Datar untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui dengan program satu nagari, satu event. Untuk itu, kepada nagari peserta pelatihan ini diharapkan memiliki event unggulan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022.

Namun demikian, Bupati Eka Putra menyebutkan yang menjadi tantangan saat ini, karena  belum selesainya wabah pendemi Covid-19. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang paling terdampak.

Dengan pemberlakuan berbagai pembatasan perjalanan dan pembatasan event untuk mencegah penyebaran dan penularan covid-19 menyebabkan terjadinya penurunan kunjungan wisatawan secara dratis.

“Tetapi kita  harus segera berbenah dan beradaptasi dengan menyelenggarakan pariwisata yang sesuai dengan kondisi saat ini dan tentukan memberikan kepastian keamanan dan kesehatan kepada wisatawan, berbagai upaya percepatan pengembangan pariwisata yang berbasis masyarakat dan mengembangkan potensi lokal, salah satunya adalah dengan pengembangan desa wisata,” sebut bupati Eka Putra.

Ditambahkan,  dalam rangka percepatan pengembangan desa wisata dan recovery ekonomi, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menetapkan 16 desa wisata yang tersebar di 14 kecamatan.

Dengan telah ditetapkannya 16 desa wisata dan diadakannya pelatihan ini, diharapkan bisa meningkatkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi, sehingga menjadi contoh bagi nagari lainnya di kabupaten Tanah Datar.

Di akhir sambutan, Eka Putra sekaligus menyampaikan selamat kepada Nagari Sumpu, yang terpilih sebagai 50 desa wisata terbaik yang akan dinilai secara langsung oleh tim dari Kementerian Parekaraf.

“Mari kita dukung bersama semoga ini merupakan awal kebangkitan pariwisata desa/nagari di kabupaten Tanah Datar,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Parpora Abdul Hakim menyampaikan, pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan bagi pengelola desa wisata di Kabupaten Tanah Datar.

‘ Pelatihan di ikuti Walinagari, Pokdarwis, penggiat Pariwisata dan komunitas Masata Tanah Datar sebanyak 50 orang, dengan sumber dana dari Dana Alokasi Khusus tahun 2021,” jelasnya.

Kegiatan digelar selama tiga hari Kamis sampai Sabtu (26-28 Agustus 2021) mendatang, menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata Sumbar, Praktisi Wisata dan Perguruan Tinggi dengan kegiatan tatap muka dan kunjungan lapangan.

Reporter: Dvd

 

 

 

Facebook Comments

Artikel sebelumyaBupati Pasaman Bersyukur, Pabrik Pakan Ikan Segera Dibangun di Rao Selatan
Artikel berikutnyaDatang ke DPRD, Ini Enam Butir Tuntutan Mahasiswa AMS yang Disepakati