PMI Kota Solok Kembali Semprotkan Disinfektan Cegah Covid-19

333
PMI
Ketua PMI Kota Solok Yutris Can bersama warga Tanah Garam

ARRUSNews – PMI Kota Solok bersama tim gabungan yang terdiri dari  TNI, Polri, Tagana, WMI dan BPBD dan unsur lainnya,  berkomitmen terus  melakukan pencegahan dan tangkal penyebaran corona virus disease (covid 19) di daerah itu.

Salah  satu bentuk pencegahan yang rutin dilakukan PMI adalah melaksanakan penyemprotan disinfektan  pada fasilitas umum dan fasilitas sosial di setiap kelurahan.Senin (20/04/2020)

Ketua PMI, sekaligus Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE yang hadir dalam kegiatan kesehatan itu menyampaikan, aksi penyemprotan Disinfektan  dilakukan sejak ditetapkanya Status Tanggap Darurat Covid-19. Penyemprotan disinfektan ini diprioritaskan pada tempat-tempat fasilitas umum seperti, rumah sakit, rumah ibadah bahkan tempat publik lainnya termasuk pasar.

“ Hari  ini kita lakukan penyemprotan desinfektan gabungan dengan menyasar wilayah Kelurahan Tanah Garam. Sasaran penyemprotan kita fokuskan ke rumah warga dan fasilitas umum lainnya,” kata Yutris Can yang dikenal dengan panggilan Boris ini..

Pihaknya bahkan tidak bosan-bosan menghimbau kepada warga agar mengunakan masker, jaga jarak aman saat berinteraksi. Kalau tidak ada keperluan yang mendesak, jangan keluar rumah. Kemudian rajin cuci tangan mengunakan sabun antiseptik dan hindari keramaian.

“ ApalagiMenteri Kesehatan telah mensetujui di berlakukannya Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat dan Gubernur Sumatera Barat sudah menentukan jadwal PSBB terhitung dari tanggal 22 April 2020 sampai 5 Mai 2020 yaitu selama 14 hari kedepan. Semua warga diminta mematuhinya,” ucapnya.

Sebenarnya, ulas Ketua PMI,  Kota Solok sudah memulai PSBB. Tetapi pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak panik berlebihan dengan diberlakukannya PSBB. “ Tetapi jangan panik. Pembatasan tersebut tak sepenuhnya membatasi seluruh kegiatan masyarakat. Hanya dalam bentuk pembatasan aktifitas diluar rumah oleh setiap orang. Karen itu diperlukan kesadaran dan disiplin,” jelasnya.

Meskipun warga Kota Solok belum ada terkonfirmasi  positif terkena penyebaran Covid-19, Ketua PMI dan Ketua DPRD Kota Solok ini terus mengajak masyarakat untuk tidak menyepelekan wabah ini.

“Situasi ini darurat dan perlu kesadaran tinggi dari warga masyarakat.upaya meredam penyebaran Covid-19 merupakan tanggungjawab semua elemen masyarakat dan bukan hanya Pemerintah saja.” katanya.

Sementara itu, Lurah Tanah Garam,Asril menyampaikan, pihaknya juga telah melaksanakan berbagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, Selain dilakukan penyemrotan rutin di setiap fasilitas umum,  bersama RW, RT, LPMK, Babinsa dan Ketua Pemuda, kelurahan juga melakukan pendataan bagi setiap  warga yang masuk dan berasal dari luar Kota Solok.

“ Kami bahu membahu  mensosialisasikan akan pentingnya hidup sehat. Beberapa waktu lalu kami juga sudah mendistribusikan bantuan untuk warga yang terdampak covid-19, berupa bantuan beras sebanyak 25 Kg dan uang senilai 250.000,” papar Asril.

Reporter: Rudi Cader

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...