Resnarkoba Polres Kampar Ciduk Dua Pengedar Narkoba, Seorang Diantaranya Perempuan

dua
Dua terduga pengedar narkoba jenis shabu ditangkap Polres Kampar

ARRUSNnews – Dua orang  terduga pengedar narkoba jenis shabu diciduk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar pada dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Tapung, Kampar, Rabu (1/9/2021) malam.

Penangkapan dua anggota jaringan pengedar ini menunjukkan keseriusan Jajaran Polres Kampar membuktikan jargon “Tidak ada Hari Tanpa Penangkapan Pelaku Narkoba” yang disampaikan AKBP Rido Purba SIK, MH ketika mulai menjabat Kapolres Kampar sekitar sebulan lalu.

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH ketika dikonfirmasi menyebutkan, penangkapan terhadap dua tersangka, awalnya dilakukan terhadap tersangka DW Alias PU (Lk 34), warga Desa Danau Lancang Kec. Tapung Hulu.

DW ditangkap pada Rabu malam (1/9/2021) sekira pukul 19.00 wib, saat berada Didepan Warung Barang Harian di Desa Petapahan Jaya Kec. Tapung.

Dari tersangka DW ditemukan barang bukti 1 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening seberat 6.77 Gram, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Dalam pengembangan kasus, tersangka DW ketika diinterogasi petugas mengatakan,  narkotika tersebut didapat dari temannya, seorang wanita inisial RH alias RA asal Tembilahan. Mendapat keterangan ini, Tim langsung menyelidiki keberadaan RH tersebut.

Lewat tengah malam, tim mendapat informasi tentang keberadaan RH di sebuah Salon yang berlokasi di Pasar Minggu Tapung. Tanpa buang waktu, petugas segera mendatangi lokasi dimaksud.

Sekira pukul 00.30 Wib, Kamis dinihari, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar didampingi aparat desa setempat, melakukan penggrebekan di sebuah Salon di Pasar Minggu wilayah Tapung.

Petugas mendapati tersangka RH sedang membuang alat hisap shabu didalam kamar mandi dan langsung mengamankan tersangka. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dalam kamar RH dan ditemukan 1 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik klip bening.

Saat diinterogasi petugas, tersangka RH menerangkan, bahwa narkotika tersebut didapatnya dari R yang kini masuk DPO.

” Petugas kita ( Satresnarkoba Polres Kampar) mencoba menghubungi R, namun HP-nya sudah tidak aktif. Tersangka RH mengaku tidak mengetahui tempat tinggal R ini, ” ucap Kasatres Narkoba.

Disebutkan AKP Daren Maysar,   dari hasil pengecekan urine tersangka, hasilnya positif Methamphetamine.

Tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

” Pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (2) junto pasal 112 (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” jelasnya.

Reporter: Dino Aritaba

Facebook Comments

Artikel sebelumyaTersandung Kasus Narkoba, Seorang Sopir Ditangkap Satres Narkoba Polres Solok
Artikel berikutnyaPolsek Siak Hulu Tangkap Kurir, Pengedar dan Bandar Shabu