Ringankan Beban Orang Tua, Bupati Pessel Minta Gubernur Bebaskan Uang Komite Siswa SMA/SMK

192
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pessel Suhendri.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pessel Suhendri.

ARRUSNews – Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni, meminta Gubernur Sumatera Barat agar membebaskan siswa dari iuran uang komite atau lainnya. Langkah itu dilakukan untuk meringankan beban para orang tua siswa SMA/SMK dalam masa menghadapi musibah virus corona.

Permintaan pembebasan pembayaran uang komite tersebut disampaikan bupati kepada gubernur, melalui surat Nomor: 420/581/Disdikbud-Ps/2020 tanggal 3 April 2020.

“Perekonomian masyarakat semakin melemah akibat penyebaran virus corona, sehingga kebijakan pembebasan siswa dari pembayaran uang komite dan iuran lainnya, sangat diharapkan dalam kondisi saat ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri, Minggu (5/4) di Painan.

Menurutnya, setiap bulan siswa membayar uang komite di sekolah tingkat SMA dan SMK sekitar Rp50 ribu sampai Rp75 ribu. Jika iuran tersebut dibebaskan, tentu sangat membantu orangtua siswa.

“Kami berharap usulan bupati kepada gubernur untuk membebaskan uang komite dan iuran lainnya dapat terlaksana dan dikabulkan,” tuturnya.

Selain itu, Suhendri menyebutkan pihaknnya telah memperpanjang masa pembelajaran di rumah (Home Learning) selama 14 hari kedepan, sejak 3 hingga 16 April 2020.

“ Kita sudah mempanjang masa libur para siswa terhitung sejak Jumat kemarin,” katanya.

Perpanjangan masa belajar dirumah tersebut, disampaikan melalui surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 420/558/DPK-Sekretariat.01/2020.

“Masa libur tersebut bisa diperpanjang kembali melihat kondisi dan perkembangan penyebaran virus corona di tanah air,” sebutnya.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...