Rumah Permanen Jebol, Musibah Longsor di Solok Renggut Nyawa Dua Kakak Beradik

525
longsor
Kondisi rumah korban longsor di nagari Sariek Alahan Tigo mengalami rusak parah karena hantaman material longsor, Jumat (5/6) dinihari

ARRUSNews – Musibah longsor terjadi di Andaleh, jorong Sariek Ateh, nagari Sariek Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok,   mengakibatkan sebuah rumah permanen milik Muhammad Tarmizi (46)  dihantam  material longsor hingga jebol. Tragisnya, material longsor selain menjebol dinding kamar,  dua anak korban yang tengah tertidur pulas meninggal seketika, sedangkan ibunya mengalami luka-luka, Jumat (5/6) dini hari.

Informasi yang diterima Arrusnews.com dari pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Marjohan melalui Group Wathsapp Tangguh Bencana Kabupaten Solok mengungkapkan, para korban longsor dilaporkan sudah dievakuasi masyarakat setempat ke Puskesmas Talang babungo untuk dilakukan perawatan.

Evakuasi juga telah dilakukan masyarakat bersama aparat pemerintah nagari Sariek Alaham Tigo terhadap dua korban yang meninggal, masing-masing Melsa Gustia Putri (20)  dan Rafki Aulia Zikra (14).

Terkait benacana longsor yang menimbullan dua korban jiwa dam satu   orang mengalami luka-luka itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok Armen AP yang dikonfrimasi melalui aplikasi Watshappnya, membenarkan peristiwa tersebut. ” Sementara korban  sudah dilakuma  evakuasi. Kita sedang menunggu data selanjutnya dari Wali Nagari Sariek Alahan Tigo,” jawab Armen AP.

evakuasi
masyarakat Sariek Alahan Tigo bersama petugas pemerintahan setempat tengah melakukan evakuasi korban yang meninggal akibat longsor, Jumat (5/6) dinihari.

Terpisah, Camat Hiliran Gumanti Romi Hendriawan yang dikonfirmasi menjelaskan, musibah longsor terjadi saat penghuni rumah sedang tertidur pulas. Sekitar pukul 02.00 Wib, tiba-tiba material longsor menghantam dinding kamar rumah permanen  ukuran 9×8 meter persegi yang dihuni pasangan suami istri Muhammad Tarmizi (46) dan  Padri Yeni (45) bersama dua anaknya Melsa Gustia Putri dan Rafky Aulia Zikra.

Begitu material  longsor menghantam dinding rumah korban, sebut Camat Hiliran Gumanti, sontak Muhammad Tarmizi   terbangun mendengar adanya bunyi dentuman keras yang menghantam dinding kamar bagian belakang. Begitu dilihat,  korban mendapati dinding kamar yang didiami istri dan dua anaknya telah jebol oleh material longsor.

Dijelaskan Romi, istri dan dua anak korban yang berada didalam kamar dalam keadaan tidur pulas,  ikut dihantam material longsor hingga tertimbun. Malang tak dapat ditolok, kedua anak korban meninggal dunia, sedangkan istri korban mengalami luka dibagian kaki sebelah kiri.

“ Saat ini korban sudah di evakuasi masyarakat bersama petugas Polsek Hilingan Gumanti dan pemerintah nagari ke Puskesmas Talang Babungo,” sebut Romi Hendrawan.

Camat Hiliran Gumanti menyebutkan, begitu musibah terjadi, Jajaran Polsek Hiliran Gumanti dipimpin Iptu Azirman.SH langsung mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi terhadap korban yang meninggal dan mengalami luka-luka.

Reporter: Aznul Hakim 

Editor    : Melatisan

 

Facebook Comments

loading...