Sasar Area Publik, Pemkab Pessel Bakal Lakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Massal

216
Bupati Pessel Hendrajoni
Bupati Pessel Hendrajoni

ARRUSNews – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) terus berjibaku melawan corona virus Disease (Covid 19) dengan melakukan berbagai upaya antisipasi. Langkah konkret yang dilakukan  di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu, tim gugus tugas bakal menyasar Area publik dengan menyemprotakan cairan disinfektan secara massal.

Bupati Pessel, Hendrajoni mengatakan, pihaknya telah  mengeluarkan instruksi agar segera melakukan penyemprotan disinfektan secara massal dengan menurunkan 5 mobil pemadam kebakaran (Damkar).

“ Besok (Selasa-red), ke lima armada ini akan bergerak dua unit dari Painan, tiga lainnya dari Kecamatan Lengayang, Ranah Pesisir, dan Basa Ampek Balai Tapan,” kata Hendrajoni, Senin (30/3) i Painan.

Menurutnya, penyemprotan cairan disinfektan ini berkapasitas besar, yakni dengan menggunakan sistem pengembunan (humidifier). Langkah itu dilakukan untuk memperluas sterilisasi wilayah dalam upaya mempercepat pencegahan wabah Covid-19.

” Besok tim bergerak secara serentak, sehingga hasil yang didapatkan lebih maksimal,” ucapnya lagi.

Terkait penyemprotan disinfektan tersebut, ia juga sudah meminta kecamatan berkoordinasi dengan nagari agar bergerak melakukan penyemprotan disinfektan secara serentak di wilayah kerja masing-masing.

“Sasaran utamanya adalah fasilitas umum serta ruang publik seperti pasar, perkantoran, sekolah-sekolah, dan rumah ibadah,” katanya.

Selain fasum, pemukiman padat penduduk, hingga ruas jalan protocol, juga tak luput dari perhatian. Untuk penyemprotan di ruas jalan, diutamakan bahu jalan, trotoar dan rambu-rambu.

Update Terkini

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, Rinaldi dalam laporannya menyebutkan, hingga Senin (30/3/2020), update data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan tercatat, orang dengan status Notifikasi 1.139 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) 107 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) 3 orang. Pasien yang Positif 2 orang, dirawat di RSUP M.Djamil Padang.

“Terhadap 1 orang pasien yang dinyatakan positif, kemaren Bupati Hendrajoni bersama istri melakukan video call dengan yang bersangkutan. Pada kesempatan itu, pasien menyampaikan bahwa kondisinya sudah mulai membaik. Bupati beserta istri juga memberikan motivasi agar yang bersangkutan tetap semangat dan selalu berdoa kepada Allah SWT untuk diberikan kesembuhan,” katanya.

Namun, terhadap pasien kedua yang baru dinyatakan positif, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 bersama pihak terkait telah mengambil langkah-langkah konkret, diantaranya menelusuri siapa saja yang pernah kontak langsung dengan pasien.

“Jika ada yang kontak dengan pasien, segera di isolasi. Malah, sejumlah ODP mulai Senin ini sudah di karantina di Rusunawa Painan Selatan,” tuturnya.

Disisi lain,  berkaitan dengan pembatasan selektif di wilayah perbatasan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga sudah menyiapkan lokasi karantina sementara, yakni di perbatasan Bengkulu SMKN 1 Silaut dan di batas Jambi SDN 04 Sako.

“Pada pos perbatasan terdapat 9 personil, yaitu TNI, Polri dan Dinkes masing-masingnya 2 orang. Selanjutnya, Satpol PP, Perhubungan dan BPBD masing-masingnya 1 orang pula,” papar Rinaldi.

Reporter: Okis Rockin

Editor    : Melatisan

 

Facebook Comments

loading...