Sekolah Diliburkan, Guru di Sijunjung Tetap Memberi Tugas dan Memantau PBM di Rumah

112
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjjung membicarakan Covid-19 dengan Bupati Sijunjung
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjjung membicarakan Covid-19 dengan Bupati Sijunjung

Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid 19), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung,  mulai Senin (23/3) Sekolah diliburkan sampai tanggal 2 April mendatang. Namun guru tetap memberi tugas dan memantau proses belajar siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sijunjung, Ramler.SH.MM, kebijakan merumahkan siswa di semua jenjang dilaksanakan setelah rapat seluruh Kepala Dinas Pendidikan se Sumatera Barat, MKKS SMA/SMK/MA, Kamis (19/3), yang dipimpin langsung Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

” Merujuk kondisi saat ini  Gubernur memberikan izin untuk meliburkan anak Sekolah,” terang Ramler.

Hasil rapat koordinasi bersama Gubernur,  Dinas Pendididkan dan Kebudayaan dan OPD terkait, Jumat (20/3) juga melaksanakan rapat Koordinasi bersama Bupati Sijunjung.

Selesai  rapat koordinasi, keputusan merumahkan siswa  langsung disosialisasikan kepada guru guru melalui kepala sekolah, terkait meliburkan sekolah hingga 14 hari ke depan, terhitung Senin (23/3).

Selama murid di rumahkan, kata dia,  diharapkan orang tua juga memberijan pengawasan dan melarang anak anak untuk berkeliaran di luar rumah. Sementara para guru harus memantau dan memberi tugas kepada siswa.

” Siswa bukan libur tapi tetap belajar di rumah,” sebut Ramler.

Sebelumnya, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, menghimbau agar masyarakat tidak perlu gelisah, karena sampai saat ini Kabupaten Sijunjung  tidak ada satupun yang terindikasi virus covid-19.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 ini, dinyatakan sekolah libur. Selama sekolah diliburkan,  diharapkan kepada orang tua agar memantau dan mendampingi anak-anak  selama kegiatan belajar dirumah dan kurangi untuk beraktifitas diluar rumah.

Bupati Sijunjung ini  juga menegaskan apabila pelajar atau siswa yang kedapatan berada difasilitas umum tanpa didampingi orang tua, maka akan ditindak oleh Satpol PP kecuali ada hal yang sangat mendesak.

Reporter: Syaiful Husen

Editor     : Melatisan

 

Facebook Comments

loading...