Sempat Kabur ke Atap Rumah, Buronan Kasus Narkoba Akhirnya Ditangkap Polisi

Buronan
Buronan kasus narkoba yang mencoba melarikan diri melalui atap rumah warga ditangkap tim opsnal Polsek Kampar Kiri Hilir di Pekanbaru

ARRUSNews – Tim Opsnal Polsek Kampar Kiri Hilir berhasil menangkap buronan kasus narkoba di Perumahan Kartama Raya Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Kamis (26/08/2021) sore.

Buronan yang merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus narkoba yang ditangkap aparat kepolisian ini adalah NA alias KD (34), warga Kampung Bukit Desa Simalinyang ,Kecamatan Kampar Kiri, Tengah Kabupaten Kampar.

Penangkapan buronan kasus Narkoba ini merupakan hasil pengembangan penangkapan terhadap AS alias ZD oleh Tim opsnal Polsek Kampar Kiri Hilir dipimpin Kapolsek AKP Asdisyah Mursid SH di Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Hilir pada  Jumat (20/08/2021) lampau.

Dari tersangka AS ini, petugas menyita  barang bukti 3 paket narkotika jenis shabu seberat 7,16 gram. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, AS mengaku narkoba tersebut diperolehnya dari tersangka NA alias KD, meski  pada pemeriksaan awal AS mengatakan narkotika itu didapatnya dari  EDO.

Selanjutnya, pada Kamis (26/08/2021), Tim melakukan pengembangan, diperoleh informasi bahwa DPO atas nama NA alias KD tinggal di perumahan Kartama Raya Kecamatan, Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

Atas informasi itu, Tim segera mendatangi rumah kontrakan NA alias KD dan langsung melakukan pengerebekan.

Saat hendak ditangkap,  buronan narkoba ini mencoba  melarikan diri dengan cara naik ke loteng rumah, kemudian lari dari satu atap ke atap lain rumah tetangganya.

Tersangka akhirnya berhasil dilumpuhkan petugas, kemudian dilakukan penggeledahan didalam rumah kontrakannya. Namun polisi tidak menemukan barang bukti lainnya, tetapi tersangka tetap dibawa ke Polsek Kampar Kiri Hilir untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terhadap kasus ini, Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Asdisyah Mursid SH yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan DPO kasus narkoba ini.

Disampaikan, dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine. Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Kampar Kiri Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“ Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (2) junto pasal 112 (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 6 tahun dan paling lama 20 tahun, “ jelas AKP Asdisyah Mursid.

Reporter: Dino Aritaba

 

 

 

Facebook Comments

Artikel sebelumyaSatreskrim Polres Kampar Berbagi, Program Jumat Barokah Makan Siang Gratis Disenangi Warga
Artikel berikutnyaKembalinya si Anak Hilang, Cristiano Ronaldo “Pulang” ke Manchester United