Sentra Randang Payakumbuh Penuhi Permintaan PT. Muhibbah Mulia Wisata

21
Randang
Koperasi Sentra Randang Payo dengan Brand Ikosero sedang melakukan produksi kuliner tradisional rendang

ARRUSNewsKoperasi Sentra Randang Payo dengan Brand Ikosero langsung  melakukan produksi Randang dengan melibatkan sejumlah karyawan,menyusul permintaan PT. Muhibbah Mulia Wisata terhadap koperasi binaan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh itu untuk memenuhi kebutuhan,  Rabu (14 Oktober 2020).

 

Sebelumnya, Pimpinan PT yang berkantor di Pekanbaru itu H. Ibnu Mas’ud, Selasa (13 Oktober 2020), datang bersama jajarannya ke Sentra Randang membicarakan produk yang mereka mau dan disampaikanlah pesanan sebanyak 5000 sachet Randang ukuran 50 gram. Menindaklanjuti perjanjian kerjasama yang ditandatangani beberapa waktu lalu.

“Proses produksi tahap awal telah dimulai hari ini, baru saja diminta langsung kita produksi. Ini adalah cans yang bagus bagi Koperasi kita untuk unjuk gigi, walaupun sebelumnya kita sudah memenuhi juga permintaan dari pihak lain,” kata Kadisnakerin Wal Asri  di kantornya, Rabu (14 Oktober 2020).

Dikatakan, nilai pesanan tahap pertama mencapai lebih kurang Rp. 100 Juta. Disamping itu, PT. Muhibbah Mulia Wisata juga meminta bumbu atau Randang tanpa daging untuk mereka pasarkan.

“Kerjasama dengan PT. Muhibbah Mulia Wisata ini akan berlanjut kedepannya, kita berharap ada peningkatan pesanan dari bulan ke bulan, sehingga Koperasi yang mewadahi seluruh IKM Randang kita jadi hidup dan mampu menjalankan bisnis profesional,” harap Wal Asri.

Ketua Koperasi Sentra Randang Payo Witria Dameianti mengatakan sejauh ini sudah banyak pesanan sebelum Covid-19 menyerang, ada permintaan ke Arab Saudi namun terpending akibat haji ditutup waktu itu.

“Setelah di New Normal dalam skala besar baru pesanan PT. Muhibbah Mulia Wisata ini, kita berharap bila ada pesanan lainnya berskala besar kami siap menerima, kapasitas kita 6 ton perbulan,” kata Witria diamini anggota Koperasi lainnya.

Reporter: Diko Rahmat

Facebook Comments

loading...