Seorang Pelajar Meninggal Saat Mandi di Embung Aie Sanam Solok

2065
meninggal
Ratusan warga mendatangi embung Aie Sanam di Nagari Sungai Nanam Kec. Lembah Gumanti kabupaten Solok ketika mencari seorang remaja yang tenggelam saat mandi di embung tersebut, Senin (01/06)

ARRRUSNews– Seorang remaja  asal Kayu Banyak Jorong Air Sanam Nagari Sungai Nanam  Kec. Lembah Gumanti Kabupaten Solok, Sumatera Barat, ditemukan tewas tenggelam saat mandi di embung Air Sanam, nagari tersebut, Senin (01/06).

Tenggelamnya korban yang merupakan seorang pelajar tersebut diduga karena tidak bisa berenang, ketika mandi-mandi di embung tersebut. Pesristiwa nahas ini dibenarkan Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui Kapolsek lembah gumanti Iptu Amin Nurrayid, SH. “Korban  seorang pelajar bernama Darul (16)  warga jorong Air Sanam nagari Sungai Nanam Kec. Lembah Gumanti,” beber Kapolsek Iptu Amin Nurrasyid.

Amin menyebutkan, kejadian  itu berawal saat Korban Darul mandi-mandi bersama dua orang temannya di embung tersebut sekira pukul 14.00 wib. Namun naas, karena tak bisa berenang, korban tenggelam  dan tak muncul ke permukaan air.

Panik dengan kejadian tersebut, teman korban melaporkan kejadian itu kepada Syafruddin (55), warga yang ada di sekitar embung tersebut. Menerima laporan itu,  Syafrudin kemudian memberitahukan kepada warga lainnya. Informasi terkait tenggelamnya seorang remaja tersebut praktis membuat buncah warga di nagari itu.

Ratusan warga berdatangan ke lokasi embung yang kini menjadi lokasi wisata alternatif bagi warga setempat. Sekira pukul 14.30 WIB, sebagian warga turun ke dalam embung untuk melakukan upaya pencarian bersama anggota Polsek Lembah Gumanti.  “ Sekitar pukul 15.20 Wib, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” terang Amin.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Aie Baluluak Nagari Sungai Nanam, untuk dilakukan Visum luar.  “Pukul 16.00 Wib korban kami serahkan kepada pihak keluarga karena pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi,” jelas  Amin.

Reporter: Aznul Hakim

Editor   : Malin Marajo

Facebook Comments

loading...