Sumbar Rencanakan PSBB Mulai Rabu, 22 April 2020

308
Covid19
Jasman Rizal, Kepala Biro Humas Setda Prov Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar (Foto: Istimewa)

ARRUSNews Berselang dua hari sejak diusulkan, Kementerian Kesehatan RI menyetujui usulan Gubernur Sumbar Nomor: 360/032/Covid-19-SBR/IV-2020 tanggal 15 April 2020 tentang Permohonan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui Keputusan Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/260/2020 tanggal 17 April 2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Propinsi Sumatera Barat Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona  Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menyikapi itu, guna percepatan penanganan dan pengendalian wabah Covid-19, Gubernur Sumbar akan menerbitkan berbagai ragam regulasi, panduan dengan segala perangkatnya agar PSBB ini dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Direncanakan, PSBB dimulai Rabu 22 April 2020, namun akan dipastikan setelah rapat koordinasi Gubernur dengan Bupati dan Walikota Senin (20 April 2020) nanti melalui video conference.

“ Tetapi upaya sosialiasi kepada masyarakat tetap akan di mulai dari sekarang,” kata Jasman Rizal, Kepala Biro Humas Setda Prov Sumbar, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Sabtu (18/4).

Semua tentu berharap, PSBB akan berjalan efektif dan dapat memutus penyebaran covid-19 di Sumatera Barat. Kunci dari PSBB ini, ulas Jasman, sebetulnya sangat sederhana, yaitu membatasi pergerakan orang dan harus tetap di rumah.

“ Kalau pergerakan orang dapat dikendalikan dan kita tetap di rumah, insyaa Allah wabah covid-19 dapat diatasi dengan cepat,” ulasnya.

Untuk mencapai itu, pemerintah Provinsi Sumbar menganjurkan tetaplah dirumah dan boleh keluar jika sangat mendesak dan hanya urusan yang sangat penting saja.

Disisi lain, Jasman rizal juga menginformasikan tentang pendatang yang telah masuk ke Sumbar melalui 10  pintu masuk dari tanggal 31 Maret 2020 sampai tanggal 17 April 2020,  berjumlah 91.847 jiwa, rata-rata 4.834 orang sehari.

Mudah-mudahan masyarakat yang baru masuk ke Sumbar tetap taat dan patuh dengan segala aturan pemerintah. Tetap isolasi mandiri setidaknya 14 hari dengan ketat,” bebernya.

Reporter: Rudi Cader

Editor     : Melatisan

Facebook Comments

loading...