Tanpa Gejala, Satu Warga Dharmasraya Positif Terinfeksi Covid 19

843
Bupati
Bupati Dharmasraya Sutan Riska bersama tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid 19 melakukan peninjauan terhadap warga yang terkonfirmasi positif Corona.

ARRUSNews – Satu orang warga Dharmasraya dinyatakan positif terinfeksi Corona Viris Disease (Covid 19). Pasien yang merupakan Jemaah Tablig yang baru pulang menghadiri Musyawarah Daerah Jemaah Tablig di Makassar.

Warga ini  diketahui terinfeksi virus berbahaya itu dari hasil rapid test bersangkutan, Senin (13/4). Pasien berinisial J (59), warga Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar Dharmasraya itu, merupakan  Orang Dalam Pantauan (ODP) karena baru pulang dari bepergian ke Makasar.

Kepada pasien, sebelumnya juga telah disarankan oleh tim medis untuk melakukan tes kesehatan ke Puskesmas atau RSUD terdekat.

” Namun disayangkan dirinya menolak,” sebut juru bicara (Jubir) Penanganan Covid19 Dharmasraya, dr. Rahmadian ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Senin (13/4/20).

Jubir Penanganan Covid 19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya itu menjelaskan, saat kepulangan J dari Makasar,  Tim medis telah memberikan saran kepada pasien untuk melakukan tes kesehatan ke Puskesmas atau RSUD terdekat.

Atas penolakan tersebut, pihak medis tidak kehilangan akal. Kemudian terhadap pasien dilakukan pemeriksaan melalui Rapid test, sehingga dari hasilnya tes tersebut menyatakan positif Covid 19.

” Pasien J, telah dilakukan pemeriksaan. Berdasarkan hasil rapid test tersebut,  hasilnya positif covid 19,” sebut dr. Rahmadian.

Dijelaskan Rahmadian, pada awalnya,  pasien J tidak memiliki gejala, namun setelah keluar hasil Rapid Test menyatakan positif, maka pasien termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG).

“ Dalam hal ini, tim gugus Covid-19 juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui swab test,” terang Jubir Penanganan Covid 19 Dharmasraya itu.

Mendapat informasi salah seorang warga Dharmasraya terjangkit virus menakutkan itu, Bupati setempat,  Sutan Riska Tuanku Kerajaan, langsung meninjau ke rumah pasien bersama Tim Gugus Covid-19. Dengan memakai APD lengkap, Bupati Dharmasraya ingin mengetahui  kondisi pasien tersebut.

Sutan Riska kemudian menginstruksikan agar melakukan upaya penanganan medis lebih baik dan maksimal. Baik kepada pasien, maupun suport untuk keluarga pasien.

Terhadap pasien saat ini, dilakukan isolasi mandiri di rumahnya. Sekaligus dilakukan upaya penyemprotan disinfektan di kediaman dan lingkungan pasien, sehingga pasien dan keluarga  merasa nyaman saat menjalani perawatan dan isolasi.

“ Kita juga berharap dan berdoa, agar pasien kembali sehat dan dapat beraktifitas kembali seperti sediakala,” harap Kadiskes Dharmasraya mengakhiri.

Reporter: S Hanif

Facebook Comments

loading...